Membongkar 10 Strategi 'Sihir Muslihat' ala Jokowi

Penggunaan kata Sihir di sini bukan tidak disengaja. Sekedar analogi, sihir telah menipu rakyat Mesir di jaman Fir'aun sehingga mereka menganggap yang berasal dari Jajaran Fir'aun adalah hebat. Dan hanya mereka yang sadar akan bahaya nya lah yang tidak tertipu Sihir tersebut - diwakili sosok Nabi Musa Alaihi Salam.

Mau tau apa saja modusnya?

1. Lembaga Survei dan Media Utama (Bayaran) sebagai TimSes.

#ModusGelembungSurvei terhadap suatu lembaga/personal dan dampaknya terhadap masyarakat/publik awam.

#SihirPropagandaLewatMediaBayaran. Apa saja info yang dimaksud?  Semoga berguna & makin membuka wawasan kita semua untuk tidak terpengaruh sihir propaganda lembaga survei lewat media utama. Mengenai mengapa banyak publik yang tidak sadar

#ModusGelembungSurvei :
Subiakto, seorang praktisi senior pada agensi iklan yang banyak menangani kampanye politik presiden, gubernur menyatakan, membangun popularitas bawah sadar dengan modus dengan memberbanyak pemberitaan di media cetak, membangun conversation mention (@) di media sosial dan komentar tentang kebaikan Jokowi. Sehingga apabila di googling (mencari kata kunci di google) kata 'Jokowi' akan banyak sentimen yang positif.

Di media cetak, dalam sehari kita bisa menemukan minimal 12 berita tentang kebaikan dan keseharian Jokowi, apalagi jika kita cari di sosial media, maka akan ada ribuan kata kunci jokowi, bahkan detik.com dan kompas.com akan mempropagandakannya setiap hari.

Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi capres lain yang tidak menggunakan strategibranding politik ala Jokowi, sehingga tidak heran hasil survei akan timpang dan membuat Jokowi unggul.


2. Sihir Propaganda lewat media utama; yang sedikit membahas mengenai kemacetan dan tanggung jawab pengelola negara/daerah menyediakan Angkutan Umum yang memadai.

Kita pun ketahui bersama bahwa Ada konglomerat lain yang mendukung seperti Hashim Djojohadikusumo (adik Prabowo Subianto), Djan Faridz dan James Riadi (Group Lippo). Belakangan baru diketahui Proyek Monorel di menangkan pengusaha hitam Edward Suryadjaya, baca : Arogansi Jokowi & Hary Tanoe Suap Ulama Islam demi kepentingan Kroni) - Berawal dengan menghadirkan di network bisnis James Riady, tim sukses, pemilik Lippo Group dan Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci, Tangerang
- Lalu diberitakan di media bayaran, media cetak & online (baca disini)

3. Sihir Propaganda lewat Key Opinion Leader (KOL)

 Buzzer dari Jasmev akan menggelembungkan isu Jokowi dan James Riady sebagai Key Opinion Leader

#ModusGelembungNabiJokowow 
@Anyer_Fury: 1. Dulu thn2008 dunia pendidikan kita sempat geger, Can. Gara2 ada sebuah "media internasional" membuat survey...
4. Modus Survey Media tentang Perguruan Tinggi Terbaik se-Indonesia

#SurveiBayaran 
@Anyer_Fury: 2. ..survey tsb ttg perguruan tinggi terbaik se-RI. Hslnya; UPH tempati urutan ke-2 di bwh UI! Heboh!
#ModusGelembung #Sihir 
@Anyer_Fury: 3.Survey tsb trnyata dibuat Globe Asia, media yang masuk Lippo Group, milik John Riady anak James
@Anyer_Fury: 4. Survey abal2 tsb tentu sja tempatkan UPH di urutan tinggi. Survey itu lbh tekankan pd fasilitas kampus
#SurveiPesananTapiDinggapMurniBukanBayaran 
@Anyer_Fury: 5. .. bukan hsl riset, penerbitan pd jurnal dunia, dll. Pd segi fasilitas, UPH memang lbh baik dari swasta kampus lain
#DibesarkanGelembung 
@Anyer_Fury: 6. Pdhl, jml pengajar UPH saja terhitung biasa; 111 dosen Master, 42 Doktor & kira2 20-an Sarjana. Biasa banget
#TerlaluTelanjangModusnya 
@Anyer_Fury: 7. John Riady sendiri dosen di UPH, jd klop deh.! Dia jg memimpin grup Berita Satu
@Anyer_Fury: 8. Saat itu, reaksi masy msh normal. James sempat jadi pesakitan di media. Maklum, saat itu JR blm punya "boneka lucu".
#Sihir #Propaganda 
@Anyer_Fury: 9. Survey itu bukti bahwa rekayasa pencitraan via media bukan hal baru/sulit bagi JamesRiady
@Anyer_Fury: 10. Jadi, jika kini ada tokoh yg dicitrakan sbg "dewa" lwt media, ya wajar. SEjarah gak prnh bohong :) Spt rakyat Mesir tertipu sihir jmn Fir’aun. 
@Anyer_Fury: 11. Bedanya, dulu Globe Asia lakukan utk menarik mhsa/i agar "silau" & msk ke UPH, skrg agar rakyat yg "silau" dpt bikin silau zombie. 
5. Modus Kontes Semu ' Walikota Terbaik Dunia'
#ModusKontesSemu_WalKotDunia
@Anyer_Fury: 12. Begitu juga dg pemberitaan kehebatan gub DKI di New York Times, tdk perlu membuat rakyat yg normal "silau"
6. Modus Tipu-tipu Blow Up Blusukan

#Sihir #Propaganda #MindControl 

Menggunakan KOL yang terkenal dengan ribuan relawan untuk ngeTwit setiap hari, baik yang tergabung dalam Jasmev maupun pendukung lainnya. Dan semua itu media berbayar, dalam setahun digelontorkan hingga ratusan milyar rupiah. 
Pak Bi, demikian Subiakto akrab dipanggil, menilai blusukan adalah model penciptaan merek bagi seorang Jokowi. Sesungguhnya ia mendatangi waduk Pluit lalu diliput oleh puluhan wartawan yang setiap hari dan siap sedia menunggu di depan rumah dinasnya demi berita-berita blusukan Jokowi.

"Bahkan seorang anak dari tim beliau yang menjadi jurnalis Berita Satu di perintahkan atasannya untuk nongkrong di depan rumah dinas Jokowi setiap hari" seloroh Pak Bi

Namun ada fakta yang belum terungkap di sana, mengalihkan warga waduk Pluit dan Ria Rio adalah demi keuntungan kroni bisnisnya. Pendukung bisnis di media dan properti ada James Riady dan Djan Faridz, di sektor otomotif dan transportasi ada Edward Suryadjaya, Hashim dan Prabowo juga di beritakan di jejaring sosial sebagai pemodal lain bagi Jokowi.

Kelemahan Jokowi ini tidak mengerti hukum dan mudah dimanfaatkan para kroni. Ia selalu bikin gebrakan yang cenderung melawan hukum dan tidak memperdulikan teriakan rakyatnya. Ia bangun monorel dan relokasi PRJ ke Monas untuk memenangkan bisnis kroninya Edward Suryadjaya, Jokowi gusur waduk Ria Rio dan Pluit ke rumah susun yang berbau Ahok Center. Pedagang liar Tanah Abang di relokasi ke BLOK G disinyalir untuk kroni di bisnis properti, Lenteng Agung di berikan kepada Lurah Susan yang dituding banyak pihak sebagai arogan dan ada unsur 'test case' bagi projek yang lebih besar lagi.

Sejatinya, setiap kebijakan Jokowi berada dalam bisikan para kroni

7. Modus Relawan Berani Mati Pembela 'Nabi' Jokowi & Sertifikasi Profesi Relawan ala JASMEV

Bahkan, admin twiter itu menantang para pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan JASMEV (Jokowo Ahok Social Media Volunteer) yang namanya kian melejit seiring “pertikaiannya” terkait Kartu Jakarta Sehat dengan pihak DPRD DKI.

Lantas mengapa Jokowi begitu populer di Jakarta? Jawabannya adalah karena Ahok Center dan media massa terus menjual Jokowi secara tidak proporsional dengan pola sebagai berikut:

1. Membesar-besarkan kebijakan Jokowi setinggi langit walaupun hanya kebijakan kecil, sederhana dan tidak bernilai apapun; dan

2. Mengecilkan dan sebisa mungkin menyembunyikan kesalahan-kesalahan fatal dari Jokowi yang biasanya menggiring pejabat biasa ke pengadilan tindak pidana korupsi.

Setelah itu media massa maupun sukarelawan yang bekerja di Ahok Center terus menerus menciptakan berbagai wacana melalui media massa dan media sosial sehingga menciptakan kesan rakyat Indonesia ingin dipimpin Jokowi, padahal dari berbagai pilkada beberapa bulan terakhir terbukti Jokowi hanya populer di Jawa Tengah, khususnya Solo, dan bahkan di Jakarta dia hanya didukung 53% rakyat Jakarta sebagaimana terlihat pada saat pilkada tahun lalu yang kemenangannya beda tipis dari angka yang diperoleh Foke, itupun karena Foke melakukan kesalahan fatal mendukung kampanye rasis Rhoma Irama, sehingga banyak yang meninggalkan Foke.

8. Numpang Tenar di acara musik Metallica dan KPop

Jokowi dan tim suksesnya sudah mempersiapkan branding dan activation apa saja yang perlu dilakukannya, terutama yang berkaitan dengan memperbesar popularitasnya di sosial media yang banyak di huni remaja dan tentunya faktor penentu kemenangan pemilu kepala daerah maupun presiden, yaitu faktor swing voter remaja yang diperkirakan sebesar 28% dan mereka yang akang mengikuti pemilu untuk pertama kalinya, atau first voter. Dengan data tersebut tak heran Jokowi akan mendompleng aktivitas musik yang banyak digemari remaja, kebetulan di Indonesia sejak 2 tahun lalu sedang demam KPOP dengan mega bintang dari SM TOWN Korea.

Tapi ia juga tak melupakan arisan akar rumput yang menyukai musik rock dan diwakili dengan generasi Metallica. Tentu upaya ini memudahkan Jokowi dalam melakukan silent campaign. Mendatangkan artis luar untuk mendongkrar pamornya.

9. Branding Palsu mobil ESEMKA

Seperti Obama asli, kinerja tiruannya yaitu Jokowi sebagai gubernur Jakarta juga sangat luar biasa buruk, dan tentu saja seluruh janji kampanye Jokowi sudah tidak perlu diharapkan akan dilaksanakan sebab janji-janji itu sudah dibuang Jokowi ke waduk Pluit.

Sebagaimana Obama, Jokowi juga terpilih sebagai gubernur karena warga Jakarta ingin merasakan perubahan dan secara irasional memilih Jokowi tanpa meneliti latar belakang yang bersangkutan. Padahal bila kita membuka mata sedikit, maka pada kasus Esemka akan terlihat Jokowi mendompleng H. Sukiyat yang membangun mobil esemka di bengkelnya, Kiat Motor.

10. Siapa 'Investor' Jokowi ?

Ada konglomerat Edward Suryadjaya, Hashim Djojohadikusumu (adik Prabowo Subianto), Djan Faridz, James Riadi (Group Lippo) dan masih banyak lagi yang

Hashim Djojohadikusumo kini menjadi ketua pengembangan Kebun Binatang Ragunan. Pemerintah DKI Jakarta menunjuk pengusaha Hashim Djojohadikusumo sebagai Kepala Pengawas Taman Margasatwa Ragunan.

Yuk Open mind, hati-hati sama tipu muslihat penyihir modern ini :) (ikhlas/voa-islam)
DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About MUSLIMINA

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

11 komentar:

  1. sy sangat yakin, jokowi tidak akan bisa jadi Presiden, alasannya:
    1. Terjegal di internal PDIP, karena hanya bu Mega yg berhak nyapres dr PDIP.
    2. Rakyat Jakarta akan menolak dengan keras, krn mereka tidak akan mau gubernurnya seorang Non Muslim shg dg sekuat tenaga mereka akan mempertahankan jokowi sbg Gubernur mereka sampai akhir masa jabatan.

    ReplyDelete
  2. repot ya.... yg penting jakartanya jadi bener, percuma ente jabarin 10 strategi juga wkwkwk

    ReplyDelete
  3. tapi klw jokowi nyapres tahun depan maka dia adalah orang yg sudah menyia2kan amanat sebanyak 2 kali dan org yg melanggar sumpah jabatan untuk menjabat selama 5 tahun

    ReplyDelete
  4. yg penting gmn kita nyelamatkan generasi penerus dari kristenisasi,bukan hanya mentingin jakarta bener.

    ReplyDelete
  5. seharusnya memang buktikan dulu janjinya Jokowi itu, kalo memang ada perubahan ya mengapa tidak. tapi 5 tahun saja belum bkelihatan sudah nyapres ya berarti apa yang diberitakan diatas adalah benar...

    ReplyDelete
  6. Apapun yang anda katakan sebenarnya juga mengantarkan pada pikiran yang subjektif yang merupakan upaya conter pada popularitas yang mungkin alami ataupun seperti dugaaan anda by skenario...yang pasti jokowi memang telah berhasil menarik simpati rakyat...Sejauh ini saya tetap simpatik...

    ReplyDelete
  7. pusing mikirin popularitas jokowi, ambil remason !!!

    ReplyDelete
  8. Saya rasa artikel ini agak aneh,,,, blusukan kalau ada hasil nyata kenapa dipermasalahkan ya?? Bener-bener aneh.

    ReplyDelete
  9. pasukan nasi bungkus

    ReplyDelete
  10. yup, bagaimanapun kita patutu acungkan jempol kalo jokowi sdh berhasil menarik simpati rakyat. Belajar yuk dari Jokowi :)

    ReplyDelete
  11. Point utama Janji si Joko :
    1. Kemacetan ?
    2. Bebas banjir ?
    3. Jakarta sehat ?

    Hasil = 0 BESAR !

    Joko bilang :
    1. Pakai mobil esemka selama bertugas
    2. Gak pakai protokol
    3. Gak terobos lampu merah (gak arogan)
    4. Gak pakai satpol PP dalam menertibkan

    NOL Besar !! ..

    Sehari2 yg kita dapatkan adalah :
    1. Berita blusukan, hal2 yg kecil & gk penting tapi diekspos hampir diseluruh media yg telah dia kontrak !
    2. Jadi inget waktu banjir besar, dia naik gerobak beralasan mobil gk bisa masuk banjir .. padahal mobilnya ngikutin dia dari belakang (nerobos banjir) .. dan itu mobil 4x4 pula .. dan tentunya dikelilingin wartawan2 bayaran

    Dan seperti biasa ujung2nya ? You know what ?? Apa alasan basi yg dilontarkan si Joko ?
    " Ini kesalahan gubernur sebelumnya "

    Intinya .. hasil yg ada adalah TIDAK ADA ! .. yg ada adalah : Hal kecil yg tidak penting di gembar gemborkan menjadi besar ke seluruh pelosok nusantara ! orang2 di balik Joko tahu itu ! .. mrk kompak bayarin media seluruh Indonesia buat menyihir Rakyat Indonesia yg mudah terdoktrin Media !

    ReplyDelete