Jangan Kecolongan Turki Lagi, Barat!!


George Friedman seorang ahli militer dan penganalisis masa depan yang terkenal dengan karya buku terlaris “100 tahun ke depan” menegaskan bahwa dunia saat ini adalah dunia kebangkitan Islam lewat kebangkitan Turki.

Dalam rekaman video di bawah, Friedman menyalahkan barat yang seakan membiarkan Turki bangkit. 100 tahun yang lalu, Turki menurut Friedman menjadi bangsa sekaligus negara yang aneh.

Yang dimaksud Friedman dengan “keanehan Turki pada 100 tahun yang lalu” adalah saat bangsa Turki sangat dimungkinkan untuk dihancurkan karena dalam posisi yang sangat lemah dan dikepung oleh tiga kekuatan besar saat itu yaitu Russia, Amerika dan Inggris.

Namun Amerika, Russia dan Inggris malah mengabaikan kesempatan itu karena “kesibukan geopolitik” masing-masing. Turki seakan mendengkurkan diri dengan menghabisi jati dirinya dan merelakan diri menjadi badut barat sehingga membuat negara-negara besar itu memilih tertawa terpingkal-pingkal ketimbang serius memberantas musuh.

Friedman dengan ekspresi kesal mengatakan bahwa Turki sudah kembali merentangkan sayapnya. Yah betul, ekonomi Turki menjadi 17 terkuat dunia jauh melebihi skala ekonomi Saudi Arabia. Friedman melanjutkan dengan menyebut militer Turki sebagai yang terkuat di Eropa.


Digambarkan secara dramatis oleh dia bahwa Turki saat ini sanggup mengalahkan Jerman pada pagi hari dan pada sorenya Perancis dengan mudah dipatahkan oleh pasukan yang sama. Hanya Inggris yang relatif mampu mengimbangi Turki.

Friedman membuat analisis lelucon tentang misi kunjungan Obama ke Eropa, kata Friedman Obama mengunjungi negara-negara Eropa hanya untuk basa basi, karena misi Obama itu ditutup dengan kunjungan serius ke Turki, hanya Turki yang dianggap serius karena hanya Turki lah sebagai sekutu yang benar-benar memiliki kekuatan militer yang nyata dan signifikan.

Friedman mengingatkan hadirin di pertemuan itu akan perjalanan sejarah penting yang dipimpin oleh Turki. 1000 tahun yang lalu dunia Islam menggertak dunia di bawah peranan bangsa Turki. Bahkan kekuatan terbuas di dunia saat itu yaitu barbar Mongol dihabisi oleh Sultan Biebers dari Mamluk yang banyak darah Turkinya.

500 yang tahun yang lalu dunia Islam bersatu padu di bawah dinasti Utsmaniyah. Bangsa Arab saat itu menjadi kaki tangan mereka, dan Turki lah yang menciptakan tatanannya.

Seakan Friedman berkata,  “Wahai Barat, jangan kecolongan dari Turki lagi!” (sb/dakwatuna.com) DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment