Pasca Ledakan Bandung, Mabes Polri: Laki-laki Beli Panci Banyak Patut Dicurigai


Polisi telah melakukan penggeledahan pasca ledakan yang disebut sebagai bom panci di Cicendo, Bandung. Menurut Mabes Polri, laki-laki yang membeli panci dalam jumlah banyak patut dicurigai.

Polisi telah melakukan penggeledahan di rumah kontrakan pelaku peledakan bom panci Bandung, Yayat Cahdiyat. Hasil dari penggeledahan pada Senin (27/02), polisi menyita sejumlah barang yang diduga sebagai sisa-sisa perakitan bom.

“Ada panci cadangan 2, rice cooker 1, alat kabel, solder, gunting listrik, dan gulungan kabel, dan sebagainya tampaknya bagian dari sisa-sisa,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (28/02).

Rumah kontrakan Yayat berada di Kampung Ciharashas, Desa Sirnagalih, Cianjur. Tercatat, dia sudah mengontrak di rumah tersebut selama 6 bulan.

“Jadi kalau ada laki-laki beli panci atau rice cooker banyak-banyak, patut dicurigai. Coba ditanyakan, pedagang atau bukan,” ujar Boy.

Yayat disebut telah meledakkan bom panci berdaya ledak rendah di Taman Pandawa, Bandung. Tidak ada korban dalam ledakan itu. Warga kemudian mengejar-ngejar Yayat, termasuk para pelajar.

Dia kemudian melarikan diri dan bersembunyi di Kantor Kelurahan Arjuna, Cicendo. Yayat disergap oleh pasukan kepolisian hingga mengalami luka tembak di bagian dada, dan tewas saat dilarikan ke rumah sakit. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment