Pelaku Bom Bandung Bawa Identitas, Netizen: Itu Tukang Bubur Sumsum Mau Perpanjang KTP


Bandung - Peristiwa teror bom yang terjadi di Taman Pandawa Kelurahan Arjuna Kota Bandung, pada Senin (27/2) pagi, telah usai. Kejadian yang diawali dengan meledaknya bom di taman tersebut menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus adalah bom panci yang berdaya ledak rendah. Kejadian yang menghebohkan kota Bandung tersebut sempat dianggap sejumlah netizen adalah settingan karena sang pelaku membawa identitas dan mirip dengan kelakuan teroris di Paris pada tahun lalu yang membawa passport di kantongnya.

Menurut warga setempat, saat kejadian ada dua pelaku yang melakukan aksi teror tersebut. Salah satunya kabur dengan sepeda motor, namun satunya lagi tertinggal sehingga melarikan diri dan bersembunyi di kantor Kelurahan Arjuna yang lokasinya berdekatan dengan taman.

Setelah mendapat laporan dari warga sekitar, pihak kepolisian langsung menyerbu ke lokasi. Seluruh petugas kantor kelurahan dievakuasi. Jalan yang menuju kantor kelurahan tersebut ditutup dari akses umum.

Saat bersembunyi di dalam kantor tersebut, pelaku sempat membakar barang peralatan kantor sehingga asap mengepul dari jendela kantor.

Saat kejadian, Kombes Yusri menyebutkan, kepolisian sempat meminta pelaku menyerahkan diri karena diketahui membawa senjata api. Setelah tidak menanggapi permintaan kepolisian akhirnya penyergapan langsung dilakukan sehingga terjadi baku tembak antara pelaku dengan petugas kepolisian.

Untuk mengantisipasi kebakaran yang lebih hebat akhirnya petugas langsung menyerbu dan menembak langsung pelaku di bagian perut.

"Bila tidak diantisipasi akan terbakar lebih parah, ini wilayah pemukiman yang sangat padat," jelas Kepala Polda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan kepada awak media.

Akhirnya polisi menembak pelaku hingga kritis. Pelaku menghembuskan nafas terakhir ditempat tersebut beberapa menit kemudian. Dari tempat kejadian didapati pelaku membawa kartu identitas berupa fotokopi KTP dan STNK.

Kejadian tersebut menjadi heboh dan menjadi trending topic di media sosial. Namun sejumlah netizen mengungkapkan keraguannya bahwa bisa jadi itu adalah pengalihan isu yang dihembuskan untuk mengaburkan kasus yang melilit terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama.

Sejumlah netizen bahkan merespon sinis kejadian tersebut dengan menyamakannya dengan kejadian teror yang terjadi terjadi di Paris, pada Jumat (13/11) malam tahun lalu dimana tersangka sama-sama membawa identitas yang berbentuk passport sehingga menjadi meme dan tertawaan sejumlah netizen di dunia. Mereka meragukan keaslian teroris tersebut karena teroris jahat menurut mereka sebenarnya tidak pernah membawa identitas agar tidak mudah diidentifikasi.

"Menurut saya sengaja trik2 tadi dibuat kepolisian untuk mengalihkan perhatian rakyat,bukankah rakyat ind0nesia sudah fokus pada sank penista agama,dan masalah jokowi & lainya inilah politik supaya masyarakat tidak berkomen/berbagi cerita masalah ahok dimedsos. .sm0ga ini benar. .tapi qta rakyat skrang tidak gampang dibod0hi lagi," jelas Resti Sinka di laman media sosialnya.

"Selalu Adegannya Sama, Pelaku Bomnya Bawa KTP, Apakah Bom Panci Bandung Hanya Pengalihan Isu Ahok?," tulis netizen dengan nama akun GunaOne.

"Itu bawa foto copy KTP mau bikin SKCK kali. Itu katanya tukang bubur sumsum...kayanya dia.lagi bkin bubur sumsum eh.ga bisa buka pancinya jadi dilempar dah, wkwkwkwk," ujar Raditya Pratama sambil melontarkan leluconnya.

"Di novel atau film-film detektif manapun, yang namanya teroris gak pernah bawa kartu identitas.....tapi di...," ujar Bagus Yaudah sambil menuturkan keraguannya.

"Pelaku bom panci di bdg bawa ktp n stnk lari nya ke kelurahan... Walaah salah klo mau perpanjang stnk ke samsat," canda RabahBinIsmed.

"Kartu kluarganye g skalian taro," ujar akun Much You Die sambil tertawa.

"Itu mungkin tukang kredit barang pecah belah ada panci mungkin bawa teko termos dll," kelakar Azwar Hamid.

"Koplak permainan lawas msh dimainkan emang permainan baru di playstore dah kaga ada ye," tambah Nawawi Ahmad sambil tersenyum.

"Lagi lagi dibuktikan bahwa KTP Indonesia adalah yg terkuat, dan tahan ledakan, luar biasa dah,, lama lama ktp Indonesia disusun di rompi dan jadi rompi tahan peluru dan peledak," kelakar Steven Indra Wibowo.
DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment