Subhanallah, Ketemu Dr Zakir Naik, Pemilik Restoran Ini Langsung Tobat, Janji Tak Jual Alkohol Lagi. Nih Videonya...


Kehadiran ulama kondang Dr Zakir Naik di Indonesia mendapat sambutan hangat dari sejumlah pihak.

Ulama asal India itu mendapat jamuan makan siang di restoran India & Pakistan Koh E Noor yang berada di kawasan Kuningan Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Namun ada yang berbeda ketika Dr Zakir Naik tiba di restoran milik orang Pakistan tersebut. Dr Zakir Naik kurang respek dengan minuman beralkohol yang dijual di restoran ini.

Setelah berbincang dengan Dr Zakir Naik, pemilik restoran akhirnya memutuskan untuk memusnahkan semua minuman beralkohol di restoran tersebut.

Tak hanya itu, pemilik restoran juga langsung bertobat dan berjanji kepada Dr Zakir Naik untuk tidak lagi menjual minumanan beralkohol.

“Baru saja kami diundang makan di Rm India & Pakistan Koh E Noor Pasar Festival bersama Dr Zakir Naik dan Alhamdulillah, Masyaa Allah, pemilik restaurant ini berjanji kepada Dr Zakir Naik tidak akan menjual alkohol lagi,” tulis Wakil Ketua Muallaf Centre Darussalam, Hanny Krsitianto di laman Facebooknya, Kamis (2/3/2017).

Hanny Krsitianto juga memposting video pegawai restoran Koh E Noor dan tim Dr Zakir Naik sedang memusnahkan minumanan beralkohol di wastafel.

“Ini video ketika team Dr Zakir Naik: Syaikh Jamaan Zahrani, Shadab thai, Al Bukhari untuk Allah membuang dan memusnahkan khmar dari restaurant ini,” tambah Hanny Krsitianto.

Koh E Noor merupakan restoran yang menyajikan masakan India dan Pakistan. Pemilik restoran ini adalah orang pakistan, sedangkan juru masaknya orang India.

Restoran yang terletak di Pasar Festival kawasan Kuningan Jakarta ini didekor dengan berbagai pernak-pernik India dan Pakistan.

Berikut ini video pemusnahan minumanan beralkohol di restoran Koh E Noor DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment