𝗝𝗮𝗺𝗮𝗹 𝗞𝗵𝗮𝘀𝘀𝗼𝗴𝗶: 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗔𝗱𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗗𝗲𝗺𝗼𝗸𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗠𝗲𝗺𝗮𝗸𝘀𝗮 𝗗𝗶𝗿𝗶𝗻𝘆𝗮 𝗞𝗲𝗹𝘂𝗮𝗿 𝗔𝗿𝗮𝗯 𝗦𝗮𝘂𝗱𝗶


Jurnalis Saudi, Jamal Khashogi mengataskan dia meninggal Arab Saudi beberapa bulan lalu karena tidak adanya kehidupan politik di Arab Saudi.

Dalam wawancara dengan CNN, Jamal Khassoghi menyerukan rakyat Saudi dapat berpartisipasi dalam proses reformasi di negeri kerajaan tersebut.

Khassoghi mengatakan dirinya sangat tersinggu setelah seorang pejabat yang dengan kerajaan memanggil dan menyuruhnya untuk diam dan tidak mengkritik Presiden AS Donald Trump.

“Saya tahu banyak warga Saudi yang mendatangi aparat keamanan sebelum ditahan dan berjanji untuk tidak menentang pemerintah, yang tidak diinginkannya. Kita harus mencari pendekatan holistik di Arab Saudi,” serunya.

“Kita tidak perlu menyingkirkan salafisme radikal hanya untuk menyenangkan liberalisme radikal atau apapun namanya itu, reformasi adalah sesuatu yang membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Menanggapi penangkapan atas 70 tokoh masyarakat oleh aparat keamanan Saudi, Khassoghi mengatakan, “kemudian, banyak teori konspirasi yang berkembang, namun kami melihat bahwa 70 orang yang ditahan berasal dari pelbagai kelompok dan bukan dari satu organisasi saja,” tambahnya.

“Kita benar-benar tidak memiliki kehidupan politik di Arab Saudi, partai-partai dilarang, organisasi tidak boleh berkembang, maka saya tidak memiliki jawaban yang bagus untuk itu,” katanya, seraya menambahkan bahwa mereka adalah kelompok independen yang  menyampaikan kekhawatiran dengan satu atau lain cara. Cara itu  merupakan hal normal dalam masyarakat yang bebas.

“Orang-orang seharusnya diijinkan untuk menyampaikan keprihatinan dan pandangan mereka atas pelbagai isu, baik sosial maupun ekonomi sepanjang tidak melakukan tindakan kekerasan,” pungkasnya. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment