“Tepuk Anak Sholeh” Disoal, Aisyiyah: Itu untuk Menanamkan Aqidah, Bukan Intoleran


Jakarta – Ketua umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Dyah Puspitarini menegaskan bahwa lagu “Tepuk Anak Sholeh” tidak mengajarkan sikap intoleran. Melainkan lagu yang diciptakan untuk menanamkan pada diri anak-anak untuk meyakini bahwa Islam itu yang terbaik, bukan intoleran.

“Tepuk Anak Sholeh itu jangan diartikan intoleran,” ujar Dyah kepada awak media di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah Jakarta Pusat, Selasa (01/08).

Ia menambahkan, lagu itu memberikan pemahaman bahwa anak-anak harus yakin dengan agamanya dan menjadikan anak mantap serta juga meyakini bahwa Islam itu yang terbaik, bukan intoleran.

“Itu tidak ada kaitannya dengan intoleran. Jadi mengada-ngada ya menurut saya,” imbuhnya.

Dyah juga menegaskan bahwa lagu “Tepuk Anak Sholeh” sudah ada sejak dulu dan tidak pernah dipermasalahkan seiring dengan bergantinya rezim.

“Baru rezim saat ini yang mempermasalahkan lagu itu,” timpalnya.

Terakhir, Dyah berpendapat bahwa penanaman aqidah pada anak-anak seperti yang tertera pada kalimat terakhir yang berbunyi ‘Islam Islam Yes, Kafir kafir No! ‘ itu bukanlah sebagai bentuk radikalisme, karena hal tersebut dilakukan pada lingkup umat Islam, bukan di tempat umum.

“Tidak! Karena itu untuk umat Islam sendiri, bukan untuk yang lain,” tutupnya.
(kiblat) DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment