Aneh, Sekolah Islam Berizin Ditolak, Patung Jendral China tak Berizin Dibiarkan


Warganet akhir-akhir ini dihebohkan dengan berdirinya patung dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban setinggi 30 meter. Namun, pembangunan pantung tersebut belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sehingga, menjadikan netizen resah atas pembangunan patung tersebut.

Salah-satu yang mengkritis pembangunan patung tersebut adalah juru bicara HTI, Ismail Yusanto. Dia menyesalkan pembangunan tersebut karena tanpa izin tetapi tetap aman. Sementara itu yang sudah memiliki izin malah ditolak NU,seperti SMP IT di Sidoarjo, Jatim beberapa waktu lalu.

“Meikarta tanpa izin. Reklamasi, pabrik semen Sulut, patung Tuban jg tak berizin semua aman. Yg sdh berizin malah dicabut. Situ waras?” tulisnya di akun Twitternya.(Baca: Makin Beda, Dianggap Beda Aqidah, Warga NU Tolak Berdirinya SMP IT)

Komentar senada juga diungkapkan oleh Tengku Zulkarnain, dia mengatakan bahwa sekolah Islam ditolak di Jawa Timur sementara itu Patung Dewa Kwan Sing Tee Berdiri Megah di kota wali tersebut.

“Sekolah Islam Ditolak di Jawa Timur, Tapi Patung Dewa Kwan Sing Tee Berdiri Megah 30,4 M, di Tuban, Jatim. LGBT Dpt AWARD, Cadar DIBERANGUS.,”twetnya, Kamis 3 Juli 2017.

Terakhir komentar dari Kirenia, dia mempertanyakan keberadaan NU yang menolak berdirinya SMP It di Sidoarjo lantaran tidak sepamahan dengan NU, tapi tak ada suara ketika ada pendirian patung Cina di Tuban.

“Kmna warga NU ketika ada Pendirian Patung Cina di tuban? #hey2, Pendirian SMP IT di Sidoarjo Ditolak Ratusan Warga NU,”tulisnya.[kiblat/fatur] DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment