Arab Saudi Undang Pemimpin Syiah Irak


Riyadh – Pemimpin organisasi Syiah Irak, Muqtada al-Sadr, mengunjungi Arab Saudi pada Ahad (20/07). Kunjungan yang jarang terjadi ini dilakukan atas undangan pemerintah Saudi, sebagaimana dalam pernyataan al-Sadr seperti dilansir Al-Jazeera.

Kantor berita Saudi SPA mengatakan bahwa pemimpin Syiah Irak itu tela tiba di Jeddah. Dia bertemu dengan Putra Mahkota Muhammad bin Salman untuk membahas permasalahan kedua negara.

Belum ada pernyataan resmi menjelaskan sebab dan agenda yang dibicarakan dalam kunjungan ini. Baik pemerintah Saudi, Irak maupun al-Sadr memilih menutup mulut.

Sementara itu, kantor berita Anadolu Agency menyebutkan melansir dari sumber politik di Organisasi al-Sadr bahwa kunjungan pemimpinnya ke Saudi itu untuk menekankan pentingnya membangun kembali hubungan antara Riyadh dan Baghdad. Al-Sadr akan bertemu dengan sejumlah pejabat Saudi. Al-Sadr, katanya, termasuk orang yang paling getol menyerbu menjalin hubungan baik dengan negara-negara tetangga.

Muqtada al-Sadr merupakan pendiri sekaligus pemimpin organisasi Syiah al-Sadr. Organisasi ini memiliki 34 kursi di parlemen Irak. Ia juga memiliki sayap militer, Saraya As-Salam. Milisi ini menjadi bagian dari milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi dalam operasi anti ISIS.

Ini merupakan kunjungan al-Sadr untuk pertama kali sejak 11 tahun, di aman ia terakhir mengunjungi Saudi pada 2006 silam.

Al-Sadr dikenal sebagai tokoh Syiah yang anti Iran, meski sama-sama berideologi Syiah. Namun sayap militernya menjadi bagian dari operasi anti ISIS yang didukung Iran.

Hubungan Saudi dan Irak kembali membaik. PM Irak Haidar Al-Abadi telah mengunjungi Saudi. Dalam sejumlah konferensi internasional, kedua negara juga menggelar pertemuan-pertemuan khusus.

Sumber: Al-Jazeera DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment