Dibully Netizen, Postingan @divisihumaspolri "Opini Berujung Jeruji" Langsung Dihapus


Beberapa waktu lalu, hangat di sosial media khususnya Instagram, pembahasan postingan @divisihumaspolri yang bernada ancaman, sontak netizen bereaksi memenuhi kolom komentarnya.

Postingannya seperti ini "Suka Menulis? Awas! Tulisan Opini Berujung Jeruji, Berfikir Sebelum Menulis". Namun, beberapa waktu kemudian postingan ini dihapus, kurang cermat tampaknya

Tapi netizen terlanjur berang, terlihat ratusan komen masih mampir di tiap postingan lain, ada yang menyindir, ada yang nyinyir, ada yang mengkritik, dan ada pelajaran yang bisa kita petik.

Pertama, sangat tidak bijak bagi institusi sekelas polri untuk menampilkan posting bernada ancaman yang jelas seperti itu, apalagi di tengah-tengah situasi seperti sekarang ini

Sebab bangsa berkembang itu tandanya membaca, dan bangsa maju itu tandanya menulis, lha ini malah diancam tanpa ada edukasi terlebih dahulu, ini kontraproduktif sekali

Kedua, polri harus sadar betul, ini warning keras buat polri bahwa kepercayaan masyarakat sudah turun drastis semenjak mereka dihadapkan pada reaksi polri terhadap kasus penistaan agama

Ironisnya akun @divisihumaspolri justru punya tagline "Obyektif, Dipercaya, Partisipasi", hanya masyarakat tidak melihat itu, lihat saja sebagian besar komentar di sosial medianya

Mulai dari aksi 411 dimana yang ditampilkan polri dan nyatanya berbeda, bus-bus dihambat kepergiannya, lalu aksi 212 yang dihembuskan isu makar, menggoyang negara, banyak lagi

Sampai banyak pembelaan kepada penista agama, terkesan lambat dalam menyelesaikan kasus, lalu berlanjut kasus #OmBalokOm, sampai pendataan para ulama dan pemanggilan ulama.

Apapun alasannya, bagi saya polri sudah gagal mengomunikasikan maksudnya kepada ummat, bisa jadi maksudnya baik, tapi komunikasinya berantakan, apa yang ditampilkan tak apik

Dan ingat, integritas itu tentang track record, ummat masa kini sudah lebih melek mana polesan pencitraan mana yang tulus, dan sudah bosan melihat ketidakadlilan dan kemunafikan

Saya berandai, bila saja polri mampu menyelesaikan kasus penistaaan agama sebagaimana harapan ummat, tentu itu akan mengubah persepsi ummat tentang polri

Sebab polri juga bagian dari ummat, dan ummat pun mencintai polri, hanya saja ummat lebih utamakan keadilan dan Islam, bila polri mampu begitu, tentu ummat akan tenang

Dan wibawa polri tentu akan pulih, tidak seperti sekarang, kasihan lembaga yang begitu besar dijadikan olok-olokan, hanya karena tidak memahami ummat dan permasalahan utamanya. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment