Tak Ingin Ada Perang Saudara, GNPF-MUI Tawarkan Rekonsiliasi


Ketua GNPF MUI, Ustadz Bachtiar Nasir mengungkapkan bahwa pasca vonis 2 tahun penjara kepada penista agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, hendaknya diadakan rekonsiliasi agar kembali tercipta suasana yang kondusif.

Sebagaimana diketahui, sejak Gubenur DKI Jakarta itu melakukan penistaan agama di kepulauan seribu, masyarakat terbelah menjadi dua; kubu pro dan kontra Ahok. Karenanya, Rekonsiliasi ini diadakan guna untuk menjalin kerjasama lagi dan agar bisa saljng memaafkan, dan saling membantu kedepannya.

“Agar yang sudah berlalu ini, kasus Ahok dan segala perseteruan di antara dua kubu ini tidak berlarut-larut, karenanya diadakan rekonsiliasi,” ujar pemimpin Yayasan AQL Islamic Centre ini.

UBN, begitu ia akrab disebut, menjelaskan setidaknya ada empat poin dalam rekonsiliasi ini. Pertama, kita semua harus menerima apapun putusan Majelis hakim. Kedua, jika memang tidak terima, bisa melalui prosedur hukum yang ada.

Cara-cara bisa ditempuh untuk poin kedua tersebut, lanjutnya, bisa dengan melakukan demonstrasi. Namun UBN menghimbau agar dilakukan dengan cara-cara yang sudah GNPF MUI lakukan, yaitu dengan berlaku tertib.

“Silahkan saja kalau mau demonstrasi tandingan, tapi jangan melakukan bakar, merusak, menggoyang2 pagar, jangan membakar, jangan mengotori, dan jangan menghujat dengan kata2 yang kurang pantas,” ungkapnya.

Ketiga, rekonsiliasi yang akan dilakukan GNPF MUI adalah menghormati apapun proses hukum yang dilakukan pihak Ahok, semacam banding misalnya.

Keempat, akan dilakukan silaturahmi dengan pihak-pihak yang bersangkutan, dialog untuk mencari jalan-jalan terbaik untuk kebaikan bangsa ini.

“Saya kira, kita semua ingin Indonesia yang damai, ingin antara ummat nya tidak terjadi perang saudara, mengerikan,” ungkapnya.

“Apapun masalah kita setelah ini, harus rekonsiliasi antara bangsa, dan harus ada teggang rasa, saling memaafkan, dan menghentikan seluruh pertikaian, dan mencoba untuk berjuang sekuat mungkin untuk bisa mempererat saudara satu sama lain, Semoga kebaikan selalu tercurah diantara kita,” tutupnya.
(kiblat) DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment