Serikat buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendukung wacana Aksi Bela Islam jilid III, jika penegakan hukum terkait kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Basuki T Purnama tidak memberi rasa keadilan bagi rakyat Indonesia.
Demikian butir pernyataan KSPI yang diterima redaksi malam ini (13/11). Disebutkan pula, "mayoritas Buruh Indonesia adalah beragama islam, oleh karenanya KSPI memberikan hak dan pendapat buruh guna menyampaikan aspirasinya, jika penegakan hukum terkait Ahok tidak berjalan sebagaimana semestinya,".
Terkait hal tersebut, Presiden KSPI Said Iqbal rencana senin (14/11) besok akan menggelar konferensi pers, 14 nop jam 10-11 di hotel Mega proklamasi, dekat tugu proklamasi jakarta, guna menyampaikan sikap dan pendapat KSPI dengan agenda:
1. Penjelasan mogok nasional (stop produksi) buruh se-Indonesia pada tanggal 25 nopember atau 2 Desember 2016 yang akan bergabung dengan Aksi Bela Islam III.
2. Penolakan terhadap penetapan nilai upah minimum.
3. Penjelasan tentang asuransi pengangguran, dll.
Demikian bunyi undangan itu. (satupos)
0 komentar:
Post a Comment