Pilpres Diulang, Jokowi Bakal Ditinggal Pendukung


Hasil survei dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyatakan bahwa dukungan terhadap Prabowo-Hatta menurun dari hasil perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yakni dari 46,85% menjadi 30,69%, dipertanyakan.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago menilai hasil survei LSI tersebut hanya untuk mempengaruhi emosional pendukung Prabowo-Hatta dan untuk menggiring opini para Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang tengah menangani sidang gugatan Pilpres yang diajukan Prabowo-Hatta.

Ia juga mempertanyakan, alasan dari survei LSI yang mengatakan dukungan Prabowo-Hatta menurun karena sikapnya yang tidak legowo menerima kekalahan. Padahal bukti dilapangan para pendukung Prabowo-Hatta mendukung gugatan Pilpres yang dilatar belakangi fakta dan bukti kecurangan terstruktur, sistematis dan massif.

“Justru apabila nanti tim Prabowo-Hatta dapat membuktikan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif, dan apabila juga nantinya dilaksanakan Pemilu ulang, publik malah akan semakin empati kepada Prabowo,” ujar Pangi kepada INILAHCOM, Jumat, (8/8/2014).

Dengan begitu, kenyataannya nanti akan terbalik dari hasil survei LSI yang menyatakan dukungan terhadap Jokowi-JK terus menaik pasca pilpres, dari perhitungan resmi KPU 53,15% menjadi 57,06%.

“Faktanya bisa terbalik, Jokowi lah yang akan ditinggalkan pendukungnya karena melakukan kecurangan dan memainkan mandat rakyat,” tandasnya

Sumber: Inilah DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About MUSLIMINA

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment