VERSI POLDA METRO JAYA, TERNYATA ZUHAIRI MISRAWI BUKANLAH ORANG CERDAS DI SOSIAL MEDIA


Banyaknya gambar-gambar yang diedarkan melalui sosial media yang terkadang keakuratannya masih dipertanyakan, membuat beberapa lembaga mengeluarkan peringatan bahkan seruan agar bisa lebih berhati-hati.

Bahkan seruan tersebut juga dikeluarkan oleh akun milik Kepolisian dari Polda Metro Jaya @HumasMetroJaya, yang memberi peringatan kepada netizen sosmed twitter, agar jangan sampai menjadi bodoh dalam melakukan aktivitas di media sosial.

Oleh netizen lainnya, unggahan @HumasMetroJaya ini akhirnya ditujukan kepada salah satu pendukung berat Ahok @zuhairimisrawi yang mengunggah foto yang menyebutkan jika pihak kepolisian telah mengeluarkan sebuah Daftar Pencarian Orang (DPO).

Zuhairi Misrawi di laman google dikenal sebagai seorang penulis dan intelektual muda di ormas NU, dan pernah menyelesaikan kuliah di Departemen Akidah-Filsafat di Fakultas Usluhuddin Universitas Al Azhar Kairo Mesir.

@zuhairimisrawi mendapatkan terusan peringatan tersebut, dikarenakan mengunggah gambar DPO terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab, yang saat ini dianggap telah melakukan perbuatan maksiat yang diketahui oleh umum melalui sebuah percakapan di WAG namun oleh beberapa ahli IT justru mengangap jika hasil percakapan tersebut hanyalah buatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, alias hoax.

“Jadi bisa kita simpulkan kalau Zuhairi memang ternyata bukanlah orang cerdas di dunia sosial media, seperti yang di ingatkan oleh Humas Polda,” ujar akun milik @dapitdong salah satu anggota dari kelompok Jempol Rakyat.

Bahkan bukan hanya Zuhairi namun juga orang-orang yang ikut-ikutan membenarkan gambar tersebut. Sementara pihak kepolisian sudah mengeluarkan pernyataan jika gambar tersebut adalah hoax.

(Jall)

DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment