Terbongkar! Inilah Bandar di Balik Aksi Lilin Pendukung Ahok


Sebagai bentuk perlawanan terhadap hukum dan negara, para pendukung Ahok melakukan aksi lilin di berbagai daerah. Selain melanggar hukum karena melakukan aksi massa di atas pukul 18.00, aksi tersebut juga mencelakakan masyarakat karena sisa pembakaran lilin yang berceceran dan menyebabkan licinnya permukaan jalan.

Lantaran massifnya aksi lilin ini, timbullah pertanyaan; siapakah bandar di balik aksi lilin untuk melawan hukum dan negara yang telah menjatuhkan vonis kepada Ahok?

"Ngga jauh-jauhlah. Dunia ini (termasuk Indonesia) adalah ajang perebutan dua negara besar, AS dan RRC. Keduanya mempunyai badan intelijen yang besar, kuat dan lengkap. Yang bisa melakukan perang tersebut ya badan-badan intelijen dua negara itu," ujar Ketua DPP Partai Golkar Indra Bambang Utoyo sebagaimana dilansir inilah, Senin (15/5/17).

Indra juga menerangkan, aksi-aksi tersebut kerap terjadi di negara lain sebagai bagian dari proxy war. Menurutnya, AS dan RRC merupakan dua kekuatan dunia yang kerap mencampuri urusan negara lain karena berbagai kepentingan.

Namun Indra menegaskan, pernyataan tersebut hanyalah pendapat pribadi, bukan atas nama partai tempatnya bernaung.

Aksi lilin marak dilakukan setelah Majelis Hakim memvonis terpidana kasus penistaan agama, Ahok selama dua tahun penjara. Majelis Hakim menilai pernyataan Ahok di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu DKI Jakarta tergolong penistaan dan menimbulkan kekacauan publik.

Menyusul vonis tersebut, Ahok langsung dimasukkan ke dalam LP Cipinang Jakarta Timur. Atas dalih keamanan, Ahok dipindahkan sehari setelahnya ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok hingga saat ini.

Para pendukung Ahok yang tidak puas dengan keputusan Majelis Hakim melakukan unjuk rasa dengan serangkaian pelanggaran hukum lainnya. Mereka melakukan aksi hingga dini hari, padahal undang-undang membatasi aksi massa hanya sampai pukul 18.00.

Pendukung Ahok juga melanggar undang-undang dengan melakukan aksi pada Hari Besar Nasional, Hari Raya Waisak. Mereka menggelar aksi di depan Mabo Brimob Kelapa Dua Depok, lalu dibubarkan oleh polisi.

Peserta aksi lain di Pengadilan Tinggi Jakarta Pusat juga mengadakan unjuk rasa hingga pukul delapan malam. Polisi pun membubarkan para pengunjuk rasa.

Aksi lilin sendiri terbukti menimbulkan kerisauan. Banyak pengendara sepeda motor terpeleset karena sisa pembakaran lilin menimbulkan licin di jalan. [Om Pir/Tarbawia] DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment