"Senjata Makan Tuan: Dulu PDIP Kritik BLSM, Kini Jokowi Anjurkan Bantuan Tunai"


Seknas Relawan Joko Widodo mengusulkan agar pemerintah memberikan bantuan dana tunai kepada masyarakat untuk menanggung dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).  Padahal, di masa lalu parpol presiden terpilih Joko Widodo, PDIP, mengecam Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

Politisi Partai Demokrat, Saan Mustopa, menyebut usulan itu sebagai “senjata makan tuan”. “Kata pribahasa ‘senjata makan tuan,” tulis Saan Mustopa di akun Twitter @SaanMustopa, meretweet tulisan situs okezonenews yang bertajuk “Dulu PDIP Kritik BLSM, Kini Jokowi Anjurkan Bantuan Tunai”.

Diberitakan sebelumnya, Seknas Relawan Jokowi menggelar konferensi pers di Jakarta (29/08). Dalam konferensi pers itu, ekonom Universitas Indonesia, Akhmad Shahroza, mengusulkan agar setiap kepala keluarga yang tidak mampu diberikan bantuan tunai Rp1 juta per bulan.

Menurut Akhmad Shahroza, solusi bantuan tunai itu bisa menghemat hingga maksimal Rp249,5 triliun atau setidaknya menghemat Rp177,1 triliun. Mengingat, biaya subsidi BBM yang begitu tinggi, dengan berdampak pada defisit anggaran negara.

Akhmad Shahroza juga menolak jika usulan itu disamakan dengan BLSM. “Mekanisme pemberian subsidi pada rakyat yang berhak menerimanya melalui Kartu Energi Berkeadilan. Jadi ini tidak ada pihak perantara, kalau dulu kan melalui daftar, sekarang pakai kartu. Bantuan langsung tersalurkan,” jelas Akhmad seperti dikutip okezonenews. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About MUSLIMINA

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. .widih... keknya gampang banget nyalurin duit pake kartu.. emang yakin ga bakal disunat tu duit? kecuali kalo jokiwi trn sndiri yg bagiin duit smbl blusukan.. eh, tp ntar org partenya nymprin rmh yg dikasi duit buat mnta jatah.. hayhay...

    ReplyDelete