Penghalal Homosex, Pembela Ahmadiyah, dan Tokoh Komunis Muncul di Nominasi Kabinet Jokowi-JK


Jokowi Center membuat polling menteri untuk 34 posisi dalam susunan kabinet yang diberi nama Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR). Sejumlah nama dari kalangan komunis, liberal muncul sebagai kandidat calon menteri.

Ribka Tjiptaning, anggota DPR-RI yang juga penulis buku Aku Bangga Jadi Anak PKI ini masuk menjadi kandidat calon menteri kesehatan. Dan rekannya Rieke Diyah Pitaloka, namanya juga masuk kedalam calon Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Kedua orang ini pernah dilaporkan oleh Gabungan Elemen Masyarakat Waspada Bahaya Laten Komunis karena kepergok sedang melakukan pertemuan eks PKI untuk penggalangan kekuatan membangkitkan kembali neo-komunisme di Rumah Makan Pakis Ruyung, Jalan S Parman No 98 Banyuwangi 24 Juni 2010 lalu.

Dalam calon Kabinet Jokowi-JK muncul juga nama Siti Musdah Mulia dan Azyumardi Azra sebagai calon menteri agama. Musdah Mulia, salah satu aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) ini dikenal sebagai sosok kontroversial karena mendukung perkawinan sesama jenis (homo dan lesbi). Karena “keberaniannya” itu, pada 7 Maret 2007 pemerintah Amerika Serikat menganugerahinya sebuah penghargaan ”International Women of Courage Award”. Dan rekannya dari UIN Jakarta, Azyumardi Azra, juga dikenal sebagai salah satu tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL).
Selain itu, muncul juga nama Eva Sundari sebagai kandidat calon menteri sosial. Istri dari seorang dubes Timur Leste di Malaysia itu diduga sebagai agen asing yang menggunakan cover funding agency, Asia Foundation. Pernyataan Eva Sundari kerap menyerang Islam, salah satunya ia pernah mengatakan bahwa situs Islam lebih bahaya dari pornografi.

Kemudian, muncul juga nama AM Hendropriyono sebagai calon menteri koordinator politik, hukum, dan keamanan (menkopolkam). Mantan Kepala BIN ini dikenal sebagai sosok pendukung Densus 88 yang kerap membunuhi umat Islam yang dicap sebagai terduga teroris. Ia juga diduga kuat sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam peristiwa pembantaian muslim di Talang Sari Lampung 1989 lalu.
Selain Hendro, juga muncul nama Luhut Panjaitan sebagai kandidat calon Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN). Tokoh Kristen ini belum lama mengeluarkan statement yang berbahaya, kepada kubu Prabowo yang dipenuhi oleh mayoritas muslim Luhut mengatakan, “Kalau menang, kami libas nanti. Gitu saja, simple-kan,” ujarnya.

Kemudian, juga ada Gubernur Kalimantan Tengah, Teras Narang, namanya muncul sebagai salah satu calon Menteri Dalam Negeri. Dalam peristiwa Palangkaraya 11 Februari 2012 lalu, tokoh Kristen ini diduga kuat menggerakkan massa untuk menghadang tokoh-tokoh Front Pembela Islam (FPI) yang hendak berdakwah. Bahkan massa tersebut masuk kedalam landasan bandara Tjilik Riwut dengan membawa berbagai senjata tajam.

(si online/nh) DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About MUSLIMINA

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. Media Muslim, kok judulnya enggak bisa santun dan bershbt. Senengnya kayak musuhin org sj.

    ReplyDelete