Ketika Starbucks Ketakutan Lawan Pecel Lele


Bagi seorang kapitalis tulen, hilang 1% keuntungan saja sudah bisa jadi malapetaka. Oleh sebab itu, tiap ada kejadian yang sekiranya bakal mengurangi keuntungan, mereka harus selalu waspada. Soalnya ‘agama’ mereka hanyalah uang, sebagai orang ‘beragama’ tentu tidak mau harga dirinya terinjak-injak barang sepersen pun!

Baru-baru ini, Kompas mengabarkan, bahwa jejaring warung kopi asal Amerika, Starbucks, menuntut gerai makanan Pecel Lele “Lela” karena tuduhan menjiplak logo Starbucks yang populer itu.

Perusahaan yang memiliki keuntungan 12 Triliun US Dollar per tahun ini, memaksa Rangga Umara, pemilik usaha pecel ini sekaligus pengusaha muda dan berbakat, untuk segera mengganti logo itu di seluruh 87 gerai Pecel Lele yang tersebar di Indonesia dan bahkan Malaysia. Lewat seorang pengacara dari kantor Suryomurcito&Co. Starbucks melayangkan gugatan tersebut.

Setelah dikonfirmasi, Rangga bersedia akan menganti secara bertahap logo tersebut. Dengan begitu, Starbucks akan menangguhkan gugatan ke pengadilan niaga. Dalam waktu dekat, Pecel Lele Lela akan meluncurkan logo terbarunya.

Secara kasat mata, tidak banyak kesamaan yang bisa ditemukan antara logo Pecel Lele Lela dan Starbucks. Dari komposisi warna, Pecel Lela lebih terang dan muda. Sementara Starbucks lebih terlihat gelap. Begitupula lambang putri duyung milik Starbucks di tengah logo, bahkan tidak ada kemiripan sama sekali dengan Ikan Lele. Ya tentu saja, putri duyung dan ikan lele memang berbeda spesiesnya.

Yang perlu kita simpulkan, ternyata, Starbucks tidak sekuat yang kita kira. Sama Nasi Pecel saja takut! Ya, daripada ke Starbucks, mending ke Warkop di sekitar anda. Sama saja kok rasanya.

Support Your Local!*[ugt] DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About MUSLIMINA

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar: