Jokowi: Sederhana atau Sandiwara?

Sederhana atau Sandiwara?

Untuk foto sederhana dgn 1 camera man, 1 lighting dan 3 pemegang reflektor minimal biayanya rp 3 juta…
Mungkin ada sekitar 100 orang lebih yang menonton pembuatan foto / video ini. Alangkah baiknya jika dilakukan dengan kamera biasa, sehingga biaya yang Rp 3 juta (atau lebih) tsb bisa dipakai untuk membeli 100 porsi lagi sehingga sekitar 100 warga lainnya yang cuma menonton bisa ikut makan bersama.
Jokowi menyapu halaman kantor Tribun di Jalan Palmerah Selatan, Jakarta. Senin (16/4/2012):

http://www.tribunnews.com/images/editorial/view/44111/jokowi-menyapu#img
Ini adalah foto dari Media Tempo yang mendukung Jokowi.
Orang yang tidak tahu mungkin mengira Jokowi itu Tukang Becak atau Penjual Sayur.
Kata Billy Joel: “Just the way you are”. Apa adanya. Tidak berpura2.

Tapi pingin juga sih punya kamera yang bisa memoto obyek dgn jelas di malam hari. Soalnya kamera Canon seharga Rp 1,2 juta yang saya miliki, kalau memotret di malam hari gambarnya burem. Siang hari saja kadang burem…

http://www.tempo.co/read/beritafoto/4807/Inilah-Alasan-Jokowi-Jadi-Wali-Kota-Terbaik-Ketiga-Dunia/4
Jokowi Sindir Pemimpin yang Hidup Mewah

http://nasional.kompas.com/read/2014/06/05/1533413/Jokowi.Sindir.Pemimpin.yang.Hidup.Mewah

Memangnya sewa Jet Pribadi US$ 7500/jam (Rp 88 juta/jam) itu tidak mewah ya? Kan bisa naik pesawat Komersial yg cuma Rp 3 juta pp.

Pendukung Jokowi berdalih: “Kan kalau ke luar pulau harus naik pesawat. Masak naik bajaj”
Kan bisa naik pesawat Komersial yg cuma Rp 3 juta pp per orang. 10 orang paling cuma Rp 30 juta. Kalau naik pesawat jet pribadi, itu seandainya waktu perjalanan 3 jam pp dan di tempat singgah 2 jam, sudah 5 jam waktu sewanya yaitu Rp 440 juta. Padahal kalau naik pesawat penumpang biasa cuma Rp 30 juta. Sederhana?
Sewa Jet untuk Jokowi US$ 7.500 per Jam

TEMPO.CO, Jakarta – Bendahara Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Olly Dondokambey, menjelaskan bahwa partainya harus merogoh kocek US$ 7.500 per jam untuk biaya sewa dua pesawat jet pribadi yang digunakan calon presiden Joko Widodo.

http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/04/24/269572925/Sewa-Jet-untuk-Jokowi-US-7500-per-Jam
Sewa Jet Pribadi Jokowi US$ 7.500 / Jam?

http://infozaman.blogspot.com/2014/06/sewa-jet-pribadi-jokowi-us-7500-jam.html
Foto di atas ke kantor KPU di jalan Imam Bonjol bersama Anies Baswedan naik Bajaj. Padahal Bajaj sebenarnya dilarang masuk ke situ karena jalan Imam Bonjol itu jalan Protokol. Foto ini disebar luas di Media Massa termasuk Metro TV. Rakyat mengira: Sederhana sekali. Merakyat banget. Namun foto saat naik pesawat Jet Pribadi (lihat bagaimana lapangnya meja sehingga bisa menaruh bermacam-macam barang) yang sewanya US$ 7.500/jam tidak disiarkan di MetroTV.
Dan untuk mencat badan pesawat yang besar dengan slogan PDIP itu tidak bisa menyewa cuma 1-2 hari saja. Minimal 2 bulan agar tidak rugi.
Di Menteng, Jokowi Sewa Rumah Rp 400 Juta

http://megapolitan.kompas.com/read/2014/06/03/0749315/Di.Menteng.Jokowi.Sewa.Rumah.Rp.400.Juta

Apakah SEWA RUMAH Rp 400 juta itu sederhana? Dengan harga segitu, 1-2 rumah KPR BTN saja bisa terbeli.
Baju Jokowi yang murah digembar-gemborkan. Tapi saat Jokowi pakai Jas Mewah saat debat Capres, padahal Prabowo cuma pakai setelan putih, tidak digembar-gemborkan atau diberi tahu harganya.
Apakah Jokowi sebulan sekali menggenjot Becak? Jika tidak, percayalah: itu pencitraan.
Jokowi menambal ban di sebuah kios tambal ban di Jalan Bayangkara, Solo, Jawa Tengah, Kamis, 14 Oktober 2010.

http://newzflazz.blogspot.com/2014/05/dari-wali-kota-solo-menuju-kandidat.html

Saya senang kesederhanaan
Tapi lebih senang kejujuran. Apa adanya.
Kurang suka jika ada yang berpura2 atau “ngapusi”…

Pencitraan Tambal Ban
Jokowi mengajak JK naik sepeda sejauh 1,8 km ke KPU. JK yang berumur 72 tahun kepayahan sehingga tangannya dipegangi ajudannya. Pada usia setua JK, kecape-an bisa berakibat fatal.
Di Belakang Jokowi, Jusuf Kalla Berusaha Gowes Sepeda Dibantu Ajudan

KOMPAS.com — Bakal calon wakil presiden Jusuf Kalla dibimbing oleh ajudannya sepanjang kayuhan sepeda dari Jalan Teuku Umar 27A menuju ke Kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Ia melaju di belakang sepeda Jokowi.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, JK mengendarai sepeda ontel bersama sang bakal capres, Joko Widodo. Dari lokasi keberangkatan di Jalan Teuku Umar, tangan kiri JK dibimbing oleh sang ajudan, sementara tangan kanannya memegang setir sepeda. http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/05/19/1444558/di.belakang.jokowi.jusuf.kalla.berusaha.gowes.sepeda.dibantu.ajudan

Cara Membuat Sinetron “Kesederhanaan”?

http://infoindonesiakita.com/2014/06/01/cara-membuat-sinetron-kesederhanaan/

DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About MUSLIMINA

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. jokowi mancam pelawak sinting ... jokowi laknatillah... jokowi joko begok

    ReplyDelete
  2. Wokwok payah dah ah kuproy..
    Masa sampe segitunya demi pencitraan.. apa adanya aja lah,,
    Rakyat yg cerdas juga tau,, gk mungkin ente narik beca,nambel ban,jualan,, dll
    Payah nih kuproy

    ReplyDelete