Pakar Komunikasi: Zakir Naik Semprot Ahok 'Hipokrit' Itu Pemakaian Kata Yang Pas, Karena ...


Penegasan da’i internasional Dr Zakir Naik menjawab pertanyaan pada sesi tanya jawab ‘safari dakwah’ di Bandung (02/04) soal “Ahok bangun masjid tetapi dia tidak sholat”, sesuai dengan tipikal Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Yakni, tak hanya munafik, tetapi juga suka berpura-pura.

Penilaian itu disampaikan pakar komunikasi Edy A Effendi di akun twitter @eae18. “Saya sepakat dengan jawaban Dr Zakir Naik soal kata hipokrit dengan makna orang yang suka berpura-pura. Ini tipikal Ahok,” tulis @eae18.
Menurut Edy, hipokrit tidak hanya bermakna munafik, tetapi juga penyebutan untuk orang yang suka berpura-pura. “Dr Zakir Naik menjawab dengan kata hipokrit. Hipokrit itu bermakna tak hanya munafik tapi juga orang yang suka berpura-pura,” kata @eae18.

Sebagai perbandingan untuk menjelaskan kata hipokrit @eae18 menulis: “Ahok itu hypocrite – untuk non Muslim
Jokowi itu munafik – untuk Muslim – Sudah jelas kan.”

“Dia membangun tempat ibadah untuk Muslim tapi tidak salat. Itu hipokrit,” ujar Zakir Naik menjawab pertanyaan salah satu hadirin pada ceramah Dr Zakir Naik di Bandung (02/04).

Zakir Naik juga menegaskan bahwa seorang Muslim dilarang memilih pemimpin kafir. “Bahwa seorang Muslim dilarang memilih pemimpin kafir, meskipun sudah membangun infrastruktur yang baik” tegas Zakir Naik.

Sebelumnya, hadirin yang bernama Sofie bertanya: “Pemimpin kafir ini tidak hanya membangun gedung, tapi juga bersikap baik dengan menghapus kemiskinan dan membangun masjid, lebih banyak masjid dan lebih banyak masjid” DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment