Hindu Radikal Bantai Warga Pembawa Sapi


Seorang warga bernama Pehlu Khan, 55 tahun, akhirnya meregang nyawa setelah dikeroyok sekelompok Hindu radikal pelindung Sapi di Alwar, Rajasthan, akhir pekan lalu.

Pehlu adalah seorang pemerah susu, bukan penyelundup ternak, seperti yang dituduhkan massa.

Korban berencana membeli Kerbau perah ketika berangkat dari Mewat menuju Jaipur hari Jum'at (31/3).

Sebagai produsen susu, ia ingin meningkatkan produksi selama Ramadhan nanti.

Tapi di hari Sabtu naas itu, Pehlu memilih membeli Sapi perah. Ternyata hal ini menjadi kesalahan besar yang berakibat kematian.

Menurut putranya, Irsyad, truk Pehlu membawa dua ekor Sapi dan dua anak Sapi. Mereka berada di truk berbeda saat dihadang massa.

Ia ingat bagaimana ayahnya diseret keluar dari truk oleh massa Rakshaks Gau (pembela Sapi). Lalu dipukuli dengan tongkat dan sabuk. Bersama Pehlu, 4 orang lainnya juga jadi sasaran amukan.

Irsyad menyatakan polisi datang sekitar setengah jam kemudian, saat ayahnya sudah tak sadarkan diri.

Selain itu, Irsyad mengaku massa juga merampok uang ayahnya dan 4 temannya senilai Rs 35.000. Serta menggasak harta lainnya.

Massa Hindu radikal melaporkan terjadi penyelundupan Sapi secara ilegal untuk disembelih, meskipun Irsyad menegaskan memiliki bukti pembeliannya.

Sebagian besar penduduk desa Jaisinghpur adalah petani, ada sekitar 10 peternak Sapi perah. Pehlu Khan merupakan salah satunya.

Di waktu yang sama, 4 peternak Sapi perah lainnya pun melakukan perjalanan ke Jaipur untuk membeli Kerbau dan Sapi. Zakir Khan, petani susu terbesar di desa, juga termasuk diantara mereka.

Zakir membawa Sapi, anak Sapi dan Kerbau di truk pickup-nya. Ia tiba di tempat pengeroyokan sekitar 45 menit setelah kejadian.

“Ketika saya sampai di lokasi, ada sekitar 200 orang bersama polisi. Saya melihat kendaraan Pehlu Khan dan mengetahui mereka telah dipukuli. Saya langsung melarikan diri”, katanya.

Zakir menegaskan, Pehlu adalah salah satu pemasok susu bagi bisnisnya selama empat tahun terakhir yang membuktikan bahwa ia benar pemerah susu.

Polisi menangkap enam tersangka provokator serangan itu.

Menurut berkas pemeriksaan, terdakwa berkata pada korban bahwa “siapapun yang melewati Behror dengan membawa Sapi akan dipukuli”.

Seperti diketahui, Sapi disucikan agama Hindu, sejumlah negara bagian menerapkan larangan penyembelihannya dan ada yang belum.

India selama beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan aksi sayap kanan Hindu sejak naiknya Narendra Modi dan partai BJP ke kekuasaan. Termasuk menjamurnya kelompok pembela Sapi. (Indianexpress) DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment