Pihak Berwenang India Kriminalisasi Dr Zakir Naik


Badan Investigasi India untuk masalah terorisme baru-baru ini melayangkan surat pemanggilan kepada Ahli Perbandingan Agama Dr Zakir Abdul Karim Naik. Dai yang direncanakan akan tampil berdakwa di Indonesia bulan depan itu dipanggil terkait undang-undang terorisme.

Surat panggilan diterima oleh saudara kandungnya, Muhammad Abdul Karim. Seperti dilansir Al-Jazeera, Rabu (08/03), Zakir Naik harus datang ke kantor Badan Investigasi pada 14 Maret mendatang.

Berdasarkan surat itu, Zakir Naik dituduh dengan sejumlah kasus. Di antaranya, menyebarkan permusuhan antara pengikut agama, melakukan kegiatan ilegal yang mengancam kedamaian dan pencucian uang.

Naik sendiri telah menolak tuduhan-tuduhan tersebut. Sampai saat ini, belum diketahui apakah ia akan menuhi panggilan itu atau hanya melalui teleconference. Seperti diketahui, setelah bertolak dari Jakarta beberapa hari lalu, Naik menuju Arab Saudi untuk safari dakwah. Bulan depan, ia akan kembali mengunjungi Indonesia dalam rangka menjadi pembicara perbandingan agama.

Surat pemanggilan ini dilayangkan setelah pihak berwenang India mengklasifikasikan Yayasan Kajian Islam yang baru didirikan Zakir Naik ilegal. Di waktu bersamaan, yayasan-yayasan lainnya juga diselidiki.

Pemerintah India juga mencekal Channel TV dan media pendakwah itu. Padahal TV tersebut disaksikan oleh jutaan pemirsa di seluruh penjuru dunia.

Kriminalisasi terhadap Naik dimulai pada Juli tahun lalu. Saat itu, Badan Keamanan Bangladesh mengaitkan para penyerang di sebuah kafe di ibukota Dhaka dengan Naik. Bangladesh mengatakan bahwa penyerang terinspirasi oleh pidato-pidato dai asal India itu. Tuduhan ini telah dibantah.

DR Nazik Naik kerap melakukan safari dakwah ke berbagai negara soal perbandingan agama. Argumen-argumen yang ia sampaikan kerap membuat orang non Muslim ragu dengan ajaran mereka dan memeluk Islam. Bahkan, dalam sebuah acaranya, hampir mayoritas hadiri yang berjumlah ribuan menyatakan Islam setelah mendengar pemaparanya.

Kepiawiannya dalam menunjukkan kelemahan-kelemahan selain ajaran Islam menjadikannya diwaspadai oleh sejumlah negara. Beberapa kali acara yang digelarnya di luar negeri dicekal oleh pemerintah setempat. Alasannya, ceramah Naik menimbulkan perpecahan bahkan pemikiran “teroris”. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment