Astaghfirullah! Denny Siregar Kembali Hina Ulama Dengan Jari Tengah


Setelah menghina Ketua MUI Pasca sidang ahok beberapa waktu lalu kembali pegiat media sosial Deny Siregar yang selama ini memiliki afiliasi dukungan ke Ahok kembali pelecehan kepada salah satu pengurus MUI pusat Ustadz Tengku Zulkarnaen.

Melalui halaman facebooknya, tulisannya kali ini Mengkritik sikap Ustadz Tengku tentang polemik soal jenazah, sebagai sebuah kritik tentunya tidak ada masalah sepanjang argumentatif dan menjaga nilai keadababan, namun dengan atraktif denny menunjukkan kebenciannya kepada ulama seperti yang sebelumnya iya lakukan , kali ini deny memberikan jari tengah kepada ustad tengku yang selama ini publik memahami itu sebuah simbol kebenciaan atau penghinaan terhadap sesuatu selengkapnya;

USTAD TENGKU, SALAM SATU JARI UNTUKMU…

Ustad tengku, ustad tengku..
Sunggguh sebenarnya menyebut dirimu ustad aku malu..
Tapi bagaimana lagi,
Gelar ustad bagimu bukanlah berarti guru
Tapi hanya nama tambahan supaya lebih laku

Ustad tengku, ustad tengku.
Aku jelas kalah dalam ilmu agama denganmu
Aku yakin bahasa arab adalah bahasa keduamu
Engkau jauh menguasai hadis dibandingkan denganku

Tapi tahukah engkau, ustad tengku ?

Ilmu itu bisa menjadi azab bagi si pelaku
Seperti pedang bermata dua, ilmu bisa berguna, bisa juga membunuh dirimu..
Karena semakin berilmu seharusnya orang semakin tahu
Bahwa kecerdasan seseorang tampak dari perilaku

Manakah yang lebih berat hukumannya menurutmu,
Mereka para pelaku maksiat karena kurangnya ilmu
Atau mereka yang sarat pengetahuan tapi menghianati apa yang dia tahu ?

Sungguh Nabi Muhammad adalah kebenaran
Begitu juga apa yang pernah beliau katakan
Hati-hatilah dengan ulama akhir zaman
Mereka pembaca Alquran, tapi berlaku menjadi penyesat yang menyesatkan..

Tidakkah itu berarti bagimu
Ketika predikat ulama disandingkan padamu
Oleh para umat buih di lautan
Yang tidak tahu mana yang benar dan mana yang jadi-jadian..
Ulama adalah pewaris para Nabi, begitu kata Nabi dahulu
Pertanyaannya, apa yang diwariskan Nabi kepada ulama ?

Bukankah Nabi diturunkan untuk memperbaiki ahlak manusia ?
Dan warisan Nabi berupa ilmu dan perilaku ?
Tampakkah itu sedikit saja pada dirimu ?

Bukankah itu yang dinamakan munafik
Berlindung dibalik jubah Nabi tapi berperilaku terbalik

Apakah ustad tidak berfikir bagaimana Nabi murka di alamnya
Melihat orang yang membawa perkataannya
Tapi digunakan sebagai pedang untuk menghantam umatnya

Lalu bagaimana engkau bisa mengharapkan orang lain mendapat hidayah
Ketika perilakumu jauh dari amanah
Tidak sadarkah engkau bahwa itu menjadi fitnah
Untuk agama yang katanya penuh rahmah

Ustad tengku, ustad tengku
Mungkin sudah tertutup hatimu
Untuk menerima protes dari seorang yang kurang berilmu
Tapi setidaknya ia jujur
Ia memprotes sifat seorang ulama yang takabur
Yang berkata jauh dari alur

Minumlah kopi sekali-sekali
Biar sedikit waras dan mawas diri
Beranilah sedikit
Jangan hanya gagah di cuit-cuit
Tapi turun pesawat kayak orang kena sembelit
Katanya pengen syahid
Ketemu Dayak aja kecepirit..

Aw, ustad tengku..
Salam satu jari untukmu
Tapi maaf, telunjukku sakit habis kena paku
Gak apa-apa kan kalau pake jari tengah, ustadku?

Seruput.
DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment