Sandiwara Karangan Bunga Untuk Mabes Polri


Pengiriman karangan bunga tengah melanda beberapa kantor pemerintahan, seperti terjadi di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jalan Trunojoyo 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa hari terakhir.

Tercatat sudah sekitar 200 karangan bungamenghiasi trotorat seputar dua komplekMabes Polri, Rabu (3/5/2017) siang.

Sebagian besar papan karangan bungatersebut bertuliskan pesan dukungan dan terima kasih untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan jajaran kepolisian yang telah menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila menyusul adanya dinamika polhukam di ibukota terkait perkara penodaan agama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Pemilukada DKI Jakarta sepanjang beberapa bulan terakhir.

Di papan-papan karangan bunga tersebut juga tertera nama pengirimnya. Kebanyakan nama pengirim yang tertera di papan karangan bunga itu adalah nama individu seseorang dengan satu kata. Sebagian lainnya adalah nama kesatuan mahasiswa, ormas, perusahaan dan anonim.
Beberapa pengantar bunga hilir mudik bergantian membawa karangan bunga keMabes Polri dan menyerahkan tanda terima ke petugas Yanma. Mereka membawa karangan bunga tersebut dengan mobil bak dan sepeda motor.

Sebagian pengantar adalah pegawai tokobunga atau florist. Namun, ada juga pengantar yang berasal dari kurir jasa pengiriman.

Seorang kurir, Prio Muryanto (54) mengaku sudah mengirim 25 buah karangan bungadari sebuah florist di Jakarta Barat pada hari ini (kemarin).

Seorang pemesan di antaranya memesan hingga 22 karangan bunga. Pemesan meminta penulisan nama pengirim berbeda di 22 papan bunga yang dipesannya.

“Ini yang mesan dua orang, cuma dua orang ya. Yang satu orangnya pesan 22 karanganbunga, yang satu lagi pesan tiga karanganbunga,” kata Muryanto usai menyerahkan dan memasang karangan bunga di seputaran komplek Mabes Polri.

Muryanto mengaku bersyukur karena mendapatkan rezeki meski lelah karena telah lebih tiga kali menjemput dan antar karangan bunga ke Mabes Polri. Ia mengaku menerima upah sebesar Rp100 ribu dari florist untuk sekali pengiriman karangan bunga dengan mobik baknya keMabes Polri.

Meski demikian, Muryanto menolak menyebutkan nama pemesan 22 dan tiga karangan bunga itu. “Saya cuma nganter,” katanya. (TB/SP) DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment