“Mulai Terciumnya ‘Agenda’ Dibalik Penolakan Kontrak Politik PKS Oleh Jokowi”


by @Hafidz_Ary

Segamblang ini gagal dicerna? dan ada yg memilih utk menjalani sisa usia dg fanatik dan “pokoknya” ? menolak logika menyala?

kalo semua orang di Indonesia ini logikanya menyala , gampang banget nih sy kampanye utk PKS . ternyata sebagian besar org memilih pokoknya

kalo mayoritas orang berfikirnya logis dan matematis , gampang banget memperbaiki politik negeri ini .

mari logis matematis , buang fanatik dan pokoknya , krn kekelaman ini buah dari fanatik dan pokoknya ,sdang fanatik adalah buah dr kebodohan

milih agama ya tinggal nyalakan logika , komparasi kitab sucinya, penyampainya , konsepsinya, dst

milih partai politik juga sama, tinggal nyalakan logika , trus komparasi sistemnya, tingkat defectnya , soliditasnya, dst

setelah kalah di putaran pertama , PKS terbuka u mendukung calon yg siap menerima kontrak politik dg PKS, baik jokowi atau foke

kontrak politik yg diajukan PKS adalah bersedia menyelesaikan amanah gub sampai 2017, siap mendukung program PKS u DKI, ..

… dan tdk membuat kebijakan yg merugikan umat islam. ini poin pentin kontrak politik yg diajukan PKS kpd jokowi dan foke .

jokowi menolak kontrak politik sedangkan foke bersedia menjalankan kontrak politik yg diajukan PKS .

mendukung org yg bersedia menjalankan kontrak politik yg diajukan PKS atau yg mendukung yg menolak kontrak politik?

mana yg logis , “pokoknya” mendukung jokowi atau mendukung siapapun yg bersedia menjalankan kontrak politik?

jokowi menolak utk mnandatangani kontrak politik bersedia menyelesaikan amanahnya sampai 2017 , trus PKS pokoknya mendukungnya?

jokowi menolak utk kontrak politik u tdk membuat kebijakan yg merugikan umat islam , lantas pks hrs “pokoknya” dukung jokowi?

bahwa kmudian PKS dg dukungan ke calon yg bersedia menjalankan kontrak politik dan akhirnya kalah, ini soal takdir. tugas kami cuma berjuang

kenapa setelah kalah Di putaran pertama , PKs tdk memilih abstain saja di putata kedua? atau mengajak kadernya golput? …

… jk program PKS tdk bs dijalankan oleh HNW krn kalah, PKS berharap program2 PKS bs dijalankan oleh gubernur terpilih, siapapun itu

utk menjaga agar program dan kebijakan yg direncanakan PKS utk warga DKI dijalankan oleh gub terpilih, diajukanlah kontrak politik

begitupun koalisi dg SBY , koalisi ini diikat oleh kontrak politik , bukan dukungan mbebek

sehingga ketika SBY jalannya tdk sesuai dg kontrak politik, maka disitulah kemudian terjadi koreksi PKS thdp SBY . koalisi bukan mbebek

butir kontrak politik dr PKS bahwa jokowi harus menyelesaikan amanahnya sampai 2017 , adalah bentuk tanggung jawab PKS thdp warga DKI

PKS berharap bahwa amanah gubernur DKI bukan sekedar batu loncatan u pencapresan, tp benar2 memberi manfaat besar bg warga DKI

PKS meminta jaminan jokowi bersedia menyelesaikan amanahnya sampai 2017 dlm bentuk kontrak politik. jokowi menolaknya .

ketika jokowi menolak kontrak politik, apakah PkS harus tetap membabi buta dukung jokowi? ya gak logis lah.

(chirpstory/tas/infoislami) DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About MUSLIMINA

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. Ribet amat cara analisanya, yang pasti rakyat muak sma org2 yang munafik, depannya bagus ga taunya belakangan ketauan, sama aja serakah duniawi..!! (korupsi, hasut, fitnah)

    ReplyDelete
  2. Isi otak dari para BANTENG-ers / JOKOWI-ers adalah SAPI, PORNO, SYAHWAT, BODOH, KOLOT, KAMPUNGAN DLL. Setiap ada berita ttg org2 dari partai sapi (ktnya), pasti yg keluar dari mulut/komen mereka adalah kata2 diatas......!

    ReplyDelete