Miris! Yang Kabarkan Kebenaran Diancam 6 Tahun, Yang Nista Agama Malah 1 Tahun


Keadilan tampaknya belum berpihak kepada kebenaran. Ini yang dirasakan oleh pengunggah video penistaan yang dilakukan oleh Basuki T Purnama (Ahok), Buni Yani. Buni ditetapkan sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian lewat akun Facebook terkait video Ahok di Kepulauan Seribu. Ia pun diancam dengan hukuman enam tahun penjara.

"Orang yang mengabarkan kebenaran diancam enam tahun dan dikenakan UU ITE Pasal 28 ayat 2. Sementara orang yang melakukan berbicara kurang etis penistaan agama itu dituntut satu tahun. Itu percobaan juga yang sudah tidak pasti masuk penjara. Betul enggak sih logika kita, nurani kita sebagai bangsa, dibolak balik gitu loh sejak awal," kata pria yang pernah menjadi dosen salah satu kampus swasta di Jakarta itu, di Hotel Sofyan Jakarta, Jumat (28/4/2017) seperti dilansir Sindo.

Pada akun Facebook-nya, kata dia, ia memuat partial quotation (kutipan sebagian) yang lazim digunakan dalam dunia akademik. "Ini saya pertanyaan loh bukan sebuah pernyataan. Pakai kutipan frase itu ya biasa. Jika pakai kutipan frase disebut melakukan ujaran kebencian, maka dosen dan wartawan bisa-bisa dianggap salah semua," lanjutnya.

Ia merasa dibodohi oleh ulah para penegak hukum yang memutarbalikkan fakta. "Ini kan kita jadi dianggap bodoh dan gila semua. Seolah-olah kita enggak paham hukum, enggak paham logika seperti ini. Nah ini enggak masuk akal sesungguhnya ya satu tahun, kalau kita lihat sejak awal sebetulnya Pak Basuki ini bisa dua (pasal) itu kalau enggak salah pasal dikenakan, Pasal 156 dan Pasal 28 kena juga UU ITE," lanjutnya.

Pasal yang terdapat dalam UU ITE itu, kata Buni, tidak dimasukkan dan hanya dimasukkan tentang penodaan agama. "Tapi kemudian UU itu didrop, jaksanya maju hanya dengan Pasal 156. Sekarang kan tuntutannya subsider juga. Nanti lolos tuh, Buni Yani masuk penjara enam tahun," tegas Buni. [opinibangsa.id / bdn] DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. Semoga tabah menghadapi kedzoliman ini dan semoga Allah Swt. menimpahkan azab yang seberat-beratnya kepada penista dan pemerolok-olok ayat-ayat Al Quran

    ReplyDelete