AMARTA: Kotor dan Sontoloyo, Ahok Kirim Bunga Sendiri Supaya Dibilang Hebat


Menyeruak isu tak sedap di balik membanjirnya karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di halaman Balai Kota hingga jalanan jalan Merdeka Selatan.

Beredar kabar melalui media sosial bahwa karangan bunga itu dikirim tim pemenangan Basuki-Djarot sendiri. Bahkan ada yang melakukan capture atau screenshots dari percakapan whatsapp, seolah-olah Basuki menyuruh membeli karangan bunga dalam jumlah banyak kepada Krisnhoe Bayoe Soedigdiyono sebagai penyedia karangan bunga.

Rumor bahwa karangan bunga itu dikirim oleh tim pemenangan Basuki-Djarot sendiri diperkuat dengan temuan mayoritas pengirim bunga menggunakan nama anonim, misalnya saja 'dari kami yang belum bisa move on', 'Super Moms Bintaro', 'Grup Beties', 'grup Sos', 'Oneng Grup', 'Ibu-Ibu Cantik DKI', 'Pengagum Badja', dan sebagainya serta tidak mencantumkan alamat.

"Basuki itu kotor bahkan bau banget. Dia sontoloyo kelihatan kayak hebat karena pura-pura gila jadi gila benaran. Karena sudah tumbang nggak ada lagi orang pura-pura menyanjungnya, makanya dia buat karangan bunga sendiri seolah-olah dia masih hebat," kata Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), M Rico Sinaga melalui pesan elektroniknya, Kamis (27/4).

Menurut Rico, akibat ketidakwarasannya tersebut, Basuki sama sekali tidak layak masuk kabinet Presiden Joko Widodo.

"Kalau Jokowi mengangkat Basuki jadi menteri, hancurlah itu kabinet," tegas Rico.

Karangan bunga sudah berdatangan sejak Senin, 24 April 2017 lalu dan terus berdatangan hingga mencapai sekitar 1.300 buah. Berbagai bentuk yang diterima. Dari mulai bentuk papan, buket hingga standing flower.
Karangan bunga itu dipajang di area Balai Kota, dari jalan masuk, sekeliling air mancur, sekeliling kantor gubernur, di jalan menuju kantor wakil gubernur, hingga lapangan Balai Kota yang biasa menjadi tempat upacara. Karena tak cukup, bahkan sampai di pinggir jalan.

Sebelumnya Basuki memilih untuk tidak ambil pusing dengan isu tersebut. saat dikonfirmasi wartawan, dia jawab, "Kamu tanya saja sama mereka sendiri!"

Basuki juga membantah isi percakapan dalam whatsaap. Menurutnya capture WA yang beredar juga palsu. Hal ini bisa dilihat  dalam capture tersebut, dialog dari pemilik handphone yakni Krisnhoe, tanda read (centang dua biru) pada posisi dialog pemilik handphone, bukan dalam dialog lawan bicara.

"Kamu baca aja, bikin capture-an palsu aja bodoh. Hijaunya kebaca ke siapa? Kamu perhatiin betul-betul," kata Ahok kesal.

Ahok mempertanyakan maksud di balik pembuatan percakapan palsu itu.

"Orang yang bikin itu ya, maunya apa dari gue gitu lho. Tanya maunya dia apa yang bikin itu?" ujarnya lagi.[rmol] DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment