Soal Makar Minahasa, Mustofa Kritik Pernyataan Kapolda Sulut


Aktivis muda Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya mengkritisi pernyataan Kapolda Sulawesi Utara terkait usaha sekelompok orang yang menyuarakan “Minahasa Merdeka”. Ia mengatakan seharusnya pernyataan tersebut seharusnya tidak keluar dari seorang aparat penegak hukum.

“Kapolda Sulut malah bilang bahwa itu disebut bukan separatis, malah disebut cinta NKRI itu, ini bukan jawaban aparat. Orang sudah diucap di mulut bahwa ingin merdeka, berarti ini serius, bahkan dideklarasikan, cinta NKRI bagaimana,” ungkapnya pada Kiblat.net di Jakarta Selatan, Ahad (21/05).

Sebelumnya, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Bambang Waskito membantah usaha sekelompok orang tersebut sebagai aksi makar. Menurutnya, mereka adalah orang-orang yang cinta NKRI, karena menyuarakan hal itu.

“Enggak ada makar, enggak ada satu pun. Sekali lagi enggak ada makar ya,” ujarnya saat memimpin pengamanan aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sulut, Senin 15 Mei 2017, sebagaimana dikutip dari Viva.co.id.

Lebih lanjut, Mustofa menyebut, jika ada orang yang secara terang-terangan mengatakan ingin merdeka dan sudah dideklarasikan, maka ini adalah orang-orang yang berbahaya.

“Terlebih perkataan Kapolda yang menyebut para pelaku makar itu bukan lah orang separatis bahkan menyebut mereka cinta NKRI ini, tersebar di masyarakat. Kan nggak boleh seperti itu,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengingatkan aparat kepolisian untuk menepati aturan yang telah dibuat dan memberi contoh yang baik bagi masyarakat.

“Jangan mentang-mentang jadi aparat bebas melakukan apa saja, jangan buat aturan jika kemudian dilanggar sendiri logikanya,” tutupnya. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment