Fakta Mengejutkan dibalik Pesta Gay, Seorang Ahoker dibelakangnya


Pemmilik PT Atlantis Jaya, tempat pesta sex homoseksual adalah seorang AHOKER bernama Christian Daniel Kaihatu (hanya seorang SATPAM) *pemilik sesungguhnya siapa? ( https://www.facebook.com/christian.danielkaihatu )

Yang tertangkap kali ini homo lokal berjumlah 136 (80% keturunan Cina) dan 4 warga negara asing (WNA) Malaysia, Singapura dan Hongkong

Sesungguhnya perbuatan keji itu hewan pun tidak mau melakukannya (kecuali babi)

Tidak ada anggota FPI atau HTI atau yang selama ini disebut radikal menjadi homoseks!

Tuhan menciptakan Adam dan Hawa bukan Adam dan Homo..

Pelangi itu indah karena berbeda warnanya bukan sejenis.. Demikian pula Bhinneka Tunggal Ika..

Laki dan Perempuan berduaan gelap - gelapan yang ketiganya setan... tapi Laki dan Laki berduaan gelap - gelapan setannya heran..

Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas. (QS. Asy Syura 165 -166)

Sesungguhnya kalian mendatangi laki-laki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. (QS. Al A’raf 81)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pelaku homoseks sebanyak tiga kali sedangkan pezina hanya sekali !

Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kaum Luth.
Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kaum Luth.
Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kaum Luth. HR Nasa’i

Homoseks dan LGBT itu menodai HAM dan Agama.

Jika tidak bertaubat sungguh - sungguh berhenti dari perbuatannya maka hukuman yang layak bagi homoseks adalah dirajam sampai mati..

Sumber : Ust Hanny Kritianto DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment