Dahnil Anzar: Stop Ternak Teroris!


Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, melalui ketua umumnya, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan berduka cita atas aksi pemboman di Kampung Melayu.

“Kami berdoa semoga korban yang meninggal dunia Husnul Khotimah dan keluarganya bersabar,” katanya dalam sebuah rilis, Kamis (25/06).

Lebih jauh, Dahnil meminta kepada aparatur untuk mengusut tuntas dan jujur dalang di balik pelaku teror tersebut. Ia pun mengimbau semua pihak untuk tidak mengaitkan bom Kampung Melayu dengan agama tertentu.

“Teror tidak memiliki agama, tidak ada agama yang mengajarkan teror, apalagi membunuh orang lain yang tidak bersalah,” ujarnya.

Dahnil pun mengimbau kepada pihak yang bertanggung jawab atas terorisme di Indonesia untuk menghentikan aksinya.

“Saya memohon dengan sangat hentikan praktik ‘ternak teroris’ yang mengancam kehidupan dan keadaban Indonesia,” katanya sembari menuturkan bahwa hal itu berdampak terhadap kehidupan anak bangsa, sehingga dipenuhi praktik saling curiga dan ketertakutan.

“Sekali lagi, saya memohon, siapa pun kalian, mohon stop ‘ternak teroris’,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Dua ledakan terjadi halte busway di Kampung Melayu, Jakarta pada Rabu (24/05) malam. Ledakan di dekat halte busway Kampung Melayu hanya berselisih sekitar lima menit, yaitu pukul 21.00 WIB dan 21.05 WIB. Lima orang tewas dalam kejadian itu, yakni dua korban tewas merupakan pelaku dan 3 lainnya adalah anggota polisi. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment