Fahri Hamzah: Di KPK Banyak Penyidik Ilegal


Pernyataan keras kembali dilontarkan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah soal kredibilitas KPK menyelesaian kasus tindak pidana korupsi. Kali ini politisi PKS ini menyoal aksi penyidik KPK.

“Di KPK banyak penyidik ilegal…,” tegas Fahri di akun Twitter @Fahrihamzah menanggapi tulisan bertajuk “Sidang Kasus KTP-el: Miryam Mengaku Diancam Penyidik KPK”. “Itu pola KPK…lumrah…makanya gak boleh pakai lawyer…” tambah @Fahrihamzah.

Saat menjadi saksi persidangan kasus korupsi e-KTP, mantan anggota Komisi II dari Fraksi Hanura Miryam S Haryani mengakui pernah diperiksa KPK terkait kasus e-KTP. Miryam menilai isi berita acara penyidikan (BAP) tidak benar.

“Saya diancam sama penyidik. Saya baru duduk. Itu yang terjadi. Sama penyidik 3 orang, (diancam) pakai kata-kata,” ungkap Miryam di persidangan Pengadilan Tipikor Jakarta (23/03).

“Waktu saya dipanggil, tiga orang. Novel, satu lagi enggak ingat, satu lagi Damanik, seingat saya. Baru duduk, dia bilang begini, ‘tahun 2010 mestinya sudah saya tangkap’. ‘Iya’, kata pak Novel. Saya enggak tahu alasannya. Saya ditekan. Saya tertekan sekali,” ujar Miryam.

Miryam membantah menerima maupun memberikan uang haram hasil pengadaan KTP-el kepada siapa pun. Semua jawaban yang tertera dalam BAP, kata dia, diberikan karena terpaksa.

“Untuk menyenangkan mereka, saya jawab asal saja. Saya diancam. Saya takut,” ujar Maryam. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment