Tommy Soeharto: Sampan Dibakar, Heboh

Pemerintah Joko Widodo menenggelamkan tiga kapal nelayan Vietnam yang tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia. Penenggelaman tiga kapal itu dilakukan di antara Pulau Tanjung Pedas dan Pulau Desa Lingai, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat 5 Desember 2014.

Banyak yang mengapresiasi. Tapi, tidak sedikit yang mengkritisi, bahkan mempertanyakan langkah pemerintah. Salah satunya datang dari putra presiden RI ke-2, Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Melalui akun Twitternya, Tommy banyak berkicau soal penenggelaman tiga kapal kayu milik nelayan Vietnam itu.
    Orde lama Kapal perang banyak tenggelam biasa, Orde baru pun demikian pesawat di tembak jatuh anggap lumrah"sekarang jukung di bakar Heboh"
    Tommy bahkan membandingkan penangkapan kapal asing oleh pengamanan laut Australia.

    Nah ini nih yg di sebut Kapal tangkap Kapal "InsyaAllah penjelasan apa adanya saya ini memberi pencerahan masyarakat pic.twitter.com/6wbCBYSODv
    Tommy menilai, penenggelaman kapal kayu kecil milik nelayan Vietnam sudah berlebihan.

    Ini namanya Kapal perang dan Helikopter tempur bantai perahu Motor bekas, bukan Kapal perang Tangkap Kapal ikan Asing pic.twitter.com/H7e9M5cbLi
Dalam kicauan sebelumnya, Tommy mengatakan, perahu kayu kecil seperti itu tidak pantas ditembak menggunakan peluru dan diledakkan dengan detonator.

DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment