Anies-Sandi laporkan "gerilyapolitik.com" ke Dewan Pers


Tim pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anis-Sandi) melaporkan portal berita gerilyapolitik.com ke Dewan Pers karena dinilai menyebarkan fitnah.

"Fitnah keterlaluan. Kita tempuh sesuai regulasi. Ada yang kepada kepolisian dan Dewan Pers. Kita sampaikan bahwa ada beberapa hal yang sangat tendensius disampaikan di gerilyapolitik.com," kata juru bicara Tim Anies - Sandi, Naufal Firman Yursak, di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih 34, Jakarta Pusat, hari ini.

Firman menjelaskan bahwa portal berita tersebut sudah menyebarkan kabar bohong (hoax) sejak masa kampanye lalu. "Ini sudah sejak zaman kampanye lalu," katanya.

Tim Anies-Sandi juga telah melapor ke Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), katanya.

Saat di Kemenkominfo, Tim Media Anies-Sandi meminta portal tersebut diblokir, namun pihak Kemenkominfo meminta rekomendasi terlebih dahulu dari Dewan Pers.

"Kami minta untuk memblokir, namun Kementerian Kominfo mengirim email bahwa pihak gerilyapolitik.com mengatakan bahwa mereka sudah melakukan kaidah jurnalistik, oleh sebab itu meminta rekomendasi dari Dewan Pers," katanya.

Setelah menerima email dari pihak gerilyapolitik.com, Kemenkominfo meminta untuk hadir, namun hingga saat ini pihaknya tidak pernah hadir, ujar Firman, mengutip pernyataan pihak Kemenkominfo.

Dewan Pers juga telah menelusuri dan melakukan pemeriksaan terhadap portal gerilyapolitik.com dan menyimpulkan bahwa media tersebut belum memenuhi syarat sebagai media pers sebagaimana ketentuan Undang - Undang No. 40 Tahun 1999 dan Peraturan - Peraturan Dewan Pers.

Dewan Pers dalam surat yang ditujukan kepada Tim Advokasi dan Pengamanan Anies-Sandi berpendapat bahwa dalam menghadapi gerilyapolitik.com dapat menempuh prosedur hukum di luar Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) dan media profesional yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta mematuhi peraturan maupun surat edaran Dewan Pers.

Sementara itu, pusat data dalam jaringan Whois.Com mencatat bahwa domain gerilyapolitik.com didaftarkan melalui agen di Toronto, Kanada (CA), pada 29 Desember 2016 dan akan berakhir kontraknya pada 29 Desember 2018, serta melakukan kekinian pada 4 Maret 2017. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment