Jaya Suprana: Ahok Lakukan Pelanggaran Hukum yang Sempurna


Penggusuran warga Bukitduri sempat membuat Jaya Suprana krisis kepercayaan Tuhan Yang Maha Adil. Terlebih perampasan hak bermukim warga negara itu terjadi saat proses pengadilan negeri dan tata usaha sedang berjalan.

“Tuhan Yang Maha Adil diam saat Ahok melakukan pelanggaran hukum yang sempurna,” akunya dalam urun rembug kelirumologi bertema “Sungai Yang Normal” di Jaya Suprana Of Performing Arts di MOI, Jakarta Utara.

Tetapi krisis kepercayaan itu lenyap saat Jaya bertemu dengan pakar hidrologi dan sejarah. Menurut sang hidrolog, kesalahan di Bukit Duri ada pada manusianya. Sementara dari sejarawan, Jaya memaknai sedang terjadi pengrusakan harmoni di sepanjang Kali Ciliwung.

“Sebelum mengenal konsep normalisasi Ahok yang tidak jelas itu, mereka sudah hidup harmoni,” tegas Jaya.

Ketua Rekor MURI ini meyakini hegemoni dan sikap otoriter Pemprov Jakarta telah merusak kehidupan harmonis di Kali Ciwung. Seharusnya normalisasi Kali Ciliwung diserahkan kepada warga yang sudah berharmoni dengan Ciliwung selama puluhan tahun.

Sebelumnya, saat menyambangi Sekretariat Ciliwung Merdeka,  Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan penggusuran bertentangan dengan Pancasila.

“Pemerintah harusnya berpihak pada rakyat, bukan malah menindas. Perlakukan rakyat sebagai saudara, bukan musuh negara,” katanya di hadapan korban penggusuran Bukitduri, Kampung Aquarium dan Kalijodo. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment