Belajar dari Akiong, Kawasan Hunian Reklamasi Bakal jadi Basis Mafia Narkoba dan Bisnis Haram


Keberadaan rumah bandar narkoba Akiong di kawasan elit Pantai Mutiara membuktikan bahwa wilayah yang berhadapan langsung dengan pantai itu telah dimanfaatkan untuk bisnis barang haram.

Peringatan itu disampaikan pengamat politik Muslim Arbi kepada intelijen (22/02). “Rumah bandar narkoba Akiong yang punya dermaga pribadi, membuktikan wilayah tersebut sangat potensial untuk menjalankan bisnis narkoba. Terlebih lagi wilayahnya bisa akses langsung ke laut, sehingga sangat sulit dideteksi pihak keamanan,” beber Muslim Arbi.

Menurut Muslim, rumah bandar narkoba Akiong membuka mata publik bahwa perumahan elit yang sebagian besar dihuni warga keturunan itu jadi basis bisnis haram.

“Mereka seolah-olah mempunyai negara sendiri, dan beranggapan aparat bisa dibeli. Ini yang harus dicermati petugas BNN maupun aparat kepolisian dalam menghadapi bisnis haram narkoba,” jelas Muslim.

Muslim mengingatkan, kawasan reklmasi Teluk Jakarta nantinya juga bakal jadi basis komunitas warga keturunan untuk menggelar bisnis haram. “Kita wajib mewaspadai berbagai kemungkinan kejahatan. Wilayah reklamasi dekat laut, dan ini sangat mudah melakukan penyelundupan barang,” pungkas Muslim.

Kasus bandar besar narkoba Akiong membuktikan, perumahan elit di kawasan Pantai Mutiara Jakarta Utara telah menjadi pusat perputaran bisnis narkoba. Rumah Akiong memiliki dermaga di belakang rumahnya yang diduga kuat mempermudah lalu lintas pemasok narkoba dari jalur laut. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. Produsen dan pengedar miras di negara demokrasi ini sejak JAman DahULu hingga Sekarang masih dibolehkan beroperasi. Sampai kapan yaa?? #mikir #Islam

    ReplyDelete