Fahri Hamzah: Pendukung Kudeta Seluruh Dunia Ikut Bertanggungjawab atas Pembantaian


by @Fahrihamzah


    Amerika akan kesulitan mengadvokasi genosida dimanapun sebab mereka mendukung militer mesir...

    PENDUKUNG kudeta di seluruh dunia termasuk Indonesia harus ikut tanggungjawab atas pembantaian ini...

    Betapa tidak mulianya tindakan barat dan mereka yang selalu mengkhotbahkan demokrasi di timur...

    Darah yang ditumpahkan militer mesir pimpinan jenderal sisi yang gila akan menggenangi hidup kalian wahai orang gila..

    Atas nama rakyat dan atas nama pendukung kudeta di seluruh dunia lah jenderal banci itu membantai rakyatnya...

    Para pendukung presiden sah hasil pemilu demokratis yg disaksikan dunia setahun lalu telah berdemo damai membawa anak2..

    Lapangan Rabiah Adawiyah adalah saksi bahwa unjuk rasa sipil pendukung presiden sah adalah aksi damai tanpa senjata..

    Dan pasukan jenderal banci datang membawa senjata berpeluru tajam, gas beracun, gas airmata yg membakar...

    Semua senjata yang dilarang secara internasional untuk menghadapi rakyat sipil dipakai...segala yg bisa mereka pakai membunuh...

    Rumah sakit di Rabiah Adawiyah telah bersimbah darah dan tak sanggup lagi menampung para syuhada...ribuan terluka berat..

    Apakah yg membenarkan tindakan mereka dalam rangkaian kudeta yang keji ini? Jenderal sisi, pendukungnya dimana2?

    Wahai pengkhotbah yang mengaku pejuang kemanusiaan...mana hati kalian untuk nyawa rakyat sipil?

    Di lapangan Rabah adawiyah...helikopter militer terbang sangat rendah...sinyal2 TV LIVE mulai terputus dari Rabah...

    Bahkan sinyal streaming internet pun mulai terputus..militer dan moncong mesin perang tertuju ke arah massa demonstrasi..

    Lalu dimulailah pembantaian itu......pada malam hari...hingga subuh yg pecah oleh suara ambulans pengangkut mayat...

    Siapakah yg bisa menciptakan suasana ini? bahwa saat pembantaian seperti tak ada liputan...tv dan internet mati...

    Seorang saksi mengatakan bahwa sinyal mulai terbuka saat sahur..."tiba2 kami menyaksikan nyawa meregang dan darah".

    Apa yang terjadi pada jumat malam sehingga lebih 100 nyawa melayang dan 3000 terluka?

    Ini adalah mesin perang yang dibiayai asing dan didukung oleh negara penjajah yg menyebarkan kebencian pada sesama..

    Kenapa mereka tak sabar menunggu 4 tahun lagi pemilu? Bukankah perbedaan paham di antara kita selesai di kotak suara?

    Nyawa akan melayang setiap hari..karena jenderal sisi memegang senjata dan kita hanya memegang kata2...

*https://twitter.com/Fahrihamzah

DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About MUSLIMINA

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment