Lagi, Oknum Pendukung Ahok-Djarot Diamankan karena Intimidasi Pemilih


Anggota Forum Betawi Rempug (FBR) Korwil Jakarta Barat, mengamankan seorang oknum yang diduga pendukung calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Oknum tersebut diamankan karena memancing-mancing keributan.

Dikatakan juru bicara FBR Fajri, yang dihubungi Aktual.com di Jakarta, Rabu (19/4), mengatakan jika oknum berjenis kelamin laki-laki tersebut berteriak-teriak dengan menyebut nomor urut Ahok-Djarot.

“Anggota FBR mengamankan salah satu orang yang berteriak-teriak nomor dua, nomor dua,” kata Fajri.

Fajri mengungkapkan, setelah diamankan anggota FBR, oknum tersebut langsung dibawa ke Kelurahan Kamal, Kecamatan Kali Deres, Jakarta Barat.

“Alhamdulillah kita terhindar dari keributan, karena kita sifatnya menjaga Pilkada damai, sesuai dengan spanduk-spanduk yang kita buat yang ada di seantero Jakarta,” tegasnya.

Setelah diamankan di kelurahan, tegas Fajri, oknum tersebut dibawa oleh anggota polisi dari Polsek Kali Deres, yang kebetulan sedang berjaga di wilayah tersebut.

Untuk diketahui, kejadian ini bermula ketika tiga orang okum dari pendukung Ahok-Djarot, mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) 14, RT08/02 Kelurahan Kamal, Kecamatan Kali Deres, Jakarta Barat. Dari ketiga oknum tersebut, salah satunya masuk ke dalam TPS dan menghampiri seorang pemilih yang ingin melakukan pencoblosan di bilik suara.

Menurut informasi, oknum tersebut meminta kepada salah seorang pemilih itu untuk tidak memilih pasangan nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, tapi memilih pasangan nomor urut 2.

Sontak pengaman TPS langsung mengamankan oknum tersebut, yang kemudian diserahkan kepada ketua RT08. Ketika diinterogasi, oknum tersebut justru menendang Ketua RT tersebut. [opinibangsa.id / akt] DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment