Soal Penista Agama, Ini Nasihat Berani KH M Arifin Ilham Saat Bertemu Presiden Jokowi


Berbeda dengan beberapa oknum yang dianggap kiyai dan ustadz namun bungkam saat diundang penguasa, dai kharismatik kelahiran Banjarmasin Kiyai Haji Muhammad Arifin Ilham berani menyampaikan nasihat tegas saat diundang Presiden Jokowi ke Istana Negara pada Senin (17/2/17) sore.

Pemimpin Majlis Az-Zikra ini menyatakan, ada gejala salah paham akut yang terjadi di negeri ini. Disampaikan langsung kepada Jokowi, Kiyai Arifin menjadikan contoh beberapa penangkapan yang justru dilakukan kepada pejuang keadilan.

"Pejuang keadilan untuk penista agama dianggap anti Pancasila dan kebhinnekaan," kata Kiyai Arifin melalui akun instagram resminya @kh_m_arifin_ilham

Pernyataan ini disampaikan oleh Kiyai Arifin menyusul penangkapan kiyai, aktivis, dan mahasiswa yang tergabung dalam beberapa aksi damai yang menuntut hukum berlaku adil kepada penista agama, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Seperti Sekjend Forum Umat Islam (FUI) Ustadz M. Al-Khaththath yang ditangkap polisi menjelang dihelatnya aksi damai di Masjid Istiqlal menuju Istana Negara pada Jum'at (31/3/17) atau dikenal dengan aksi 313.

Sebaliknya, orang yang terbukti melakukan penistaan agama dan resmi dinyatakan sebagai terdakwa penista agama justru dianggap lebih sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

"Sementara penista dianggap lebih Pancasilais." lanjut Kiyai Arifin.

Fenomena gagal paham inilah yang kini menjangkiti sebagian besar aparat penegak hukum dan Pemerintah. Padahal, hal ini sangat jauh dari fakta hukum, nilai-nilai keadilan, dan bertentangan dengan hati nurani.

"Ini sangat jauh dari fakta hukum, keadilan, dan hati nurani." pungkas Kiyai Arifin. [Om Pir/Tarbawia]
DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment