Kyrgyzstan membatalkan pertandingan sepak bola dengan Myanmar karena ancaman ‘teror’


Kyrgyzstan yang berpenduduk mayoritas Muslim pada hari Senin (4 September) membatalkan sebuah pertandingan sepak bola internasional dengan Myanmar dengan alasan adanya ancaman “aksi teror potensial”, berkaitan dengan aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya di negara Asia Tenggara tersebut.

Sedikitnya 150.000 Muslim telah tiba di Bangladesh setelah melarikan diri dari bentrokan di negara bagian Rakhine, menurut PBB.

Pengguna media sosial di Kyrgyzstan telah mengusulkan untuk melakukan demonstrasi damai melawan kekerasan di Myanmar yang didominasi umat Buddha menjelang pertandingan kualifikasi Piala Asia hari Selasa.

“Pertandingan dibatalkan sesuai keputusan Perdana Menteri Sapar Isakov, karena potensi ancaman tindakan teroris,” kata juru bicara federasi sepak bola Kyrgyzstan kepada AFP melalui telepon.

Kepala federasi sepak bola Kyrgyzstan Semetei Sultanov mengatakan bahwa pertandingan tersebut mungkin diadakan di negara lain.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah memperingatkan adanya “malapetaka kemanusiaan” di Myanmar barat dan mendesak pasukan keamanan negara tersebut untuk menghentikan aksi kekerasan setelah ribuan orang – kebanyakan dari mereka adalah Muslim Rohingya – terbunuh dalam kekerasan komunal.

Laporan tentang pembantaian dan pembakaran desa secara sistematis oleh pasukan keamanan telah menimbulkan kekhawatiran bahwa kekerasan di Rakhine berputar di luar kendali.

Al Arabiya/http://www.middleeastupdate.net DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment