Hamas: Penangkapan oleh Israel tidak akan menghentikan ‘perjuangan Palestina’


Kampanye penangkapan yang diluncurkan kemarin oleh tentara Israel terhadap para pemimpin dan anggota Hamas, merupakan bukti “kegagalan” Israel untuk mengendalikan situasi di Tepi Barat, Quds Press melaporkan, mengutip pernyataan seorang pejabat senior di gerakan Islam tersebut.

Abd Al-Rahman Shahid mengatakan bahwa penangkapan tersebut bertujuan untuk menghentikan eskalasi di masjid suci al-Aqsa, mendesak rakyat Palestina untuk terus mempertahankan hak dan tempat suci mereka.

Shahid memuji gerakan “Intifada” yang dipimpin pemuda Palestina, meminta dunia Islam untuk mendukung “orang-orang Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat dalam perang melawan pasukan Zionis.”

Pasukan Israel kemarin meluncurkan sebuah kampanye penangkapan berskala besar terhadap para pemimpin, aktivis dan anggota Hamas, termasuk mantan menteri Omar Abdel Razek, di Tepi Barat setelah menggeledah rumah dan memburu mereka di seluruh kota.

Tentara Israel mengumumkan bahwa mereka telah menahan 29 orang Palestina di Tepi Barat, termasuk 25 pemimpin Hamas, yang menekankan bahwa berdalih bahwa penangkapan tersebut sebagai tindakan ‘pencegahan’ bentrokan yang telah meletus di lokasi masjid al-Aqsa dan demonstrasi yang terjadi di Ramallah.

Juru bicara resmi Hamas, Hazem Qasem mengatakan bahwa penangkapan tersebut “akan semakin memperkuat tekad untuk melawan dan membela hak-hak dan tempat-tempat suci umat kita.”

Middle East Monitor/update DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment