Erdogan: Israel Langgar Hukum Internasional


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuding Israel telah melanggar hukum internasional dalam krisis terkait tindakan pengamanan di kompleks Masjid Al-Aqsha, Yerusalem. Ia menyebut negara Yahudi itu membahayakan diri sendiri dan kawasan.

Israel memasang detektor logam di pintu-pintu masuk menuju kompleks Haram al-Sharif, yang oleh orang Yahudi disebut sebagai Temple Mount, setelah serangan pada 14 Juli yang menewaskan dua polisinya. Langkah tersebut memicu kemarahan warga Palestina.

"Dengan mengabaikan hukum tersebut seperti itu, Israel tidak hanya membahayakan dirinya sendiri, tapi juga seluruh kawasan," kata Erdogan kepada wartawan di bandara Ankara setelah kembali dari kunjungan ke Teluk, Senin (24/7/2017) waktu setempat

Pemimpin Turki itu menyebut langkah Israel "tidak dapat diterima" dan mengatakan bahwa itu tidak dapat dibiarkan "dalam diam dan tanpa jawaban".

"Israel telah keliru mengambil langkah-- saya akan mengatakan ini secara terang-terangan -- memicu isolasi," katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Pernyataan Erdogan itu disampaikan setelah sepekan bentrokan yang merenggut nyawa, sementara aparat penjaga di Kedutaan Besar Israel di Amman menembak mati dua warga Yordania setelah serangan itu.

Sumber: Antara DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment