Qatar Berterima Kasih Bantuan Makanan Turki


Pejabat Qatar Ahad menyampaikan penghargaannya atas Turki yang menyediakan makanan yang dibutuhkan negara itu saat ini.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah pemerintah Turki dan rakyatnya atas bantuan mereka. Kami tidak pernah lupa atas dukungan ini,” Saleh bin Muhammad Bin Hamad al Sharqi, kepala Kamar Dagang Qatar di Doha.

Menyebut Turki sebagai “sahabat sejati”, Al Sharqi menegaskan Turki membantu Qatar dalam menghadapi krisis besar sekarang ini.

Qatar ingin meningkatkan hubungan dagangnya dengan Turki, tambahnya.

Iran Kirim Bantuan

Sementara itu, Iran juga mengirim 4 pesawat kargo makanan ke Qatar dan berencana menyediakan 100 ton buah-buahan dan sayuran setiap harinya sebagai upaya memecah blokade. Pemutusan hubungan diplomatik Arab Saudi dan beberapa negara Teluk lainnya terhadap Qatar telah mengganggi pasokan kebutuhan makanan ke negara kecil.

Qatar telah mengadakan pembicaraan dengan Turki dan Iran untuk menjamin kebutuhan makanan dan suplai air minum setelah Arab, UEA, Mesir dan Bahrain memutus hubungan dengan Doha.

“Menyusul pemberlakukan sanksi atas Qatar, IranAir sejauh ini telah mengirim makanan dan sayuran ke negeri itu dengan 4 penerbangan,” ujar Sharokh Noushabadi, kepala hubungan publik maskapai nasional Iran.

Kepala kamar dagang dan industri Iran menyatakan pesawat pertama yang membawa makanan ke Qatar telah terbang dari kota Shiraz.

“Setiap hari kami akan mengekspor 100 ton buah-buahan dan sayuran ke Qatar.

Qatar, negara pulau kecil dengan penduduk 2,5 juta mengimpor setidaknya 80 persen kebutuhan makanannya dari negara-negara tetangga Arab sebelum mereka memutuskan hubungan karena dituduh mendukung terorisme.

Qatar membantah tegas tuduhan tersebut dan menyebut langkah tersebut sebagai “tidak dapat dibenarkan”.
(permatafm) DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment