Irena Handono: Yang Salah Ahok, Kenapa Petinggi Negara yang Sambangi Kyai Ma’ruf?


Kristolog Indonesia, Irena Handono mempertanyakan tiga aparatur negara yang mendatangi rumah Kyai Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu. Sebab, yang beranggapan ingin memproses hukum Kyai Ma’ruf adalah Ahok.

“Yang melakukan perbuatan si Ahok kemudian kemudian mengapa petinggi kita datang dengan seragamnya itu ke rumahnya Kyai Ma’ruf? Bahkan ada menteri yang tidak terkait dengan masalah ini,” kata kristolog yang akrab di sapa Umi Irena ini kepada wartawan di Gedung Muhammadiyah Pusat, Jakarta pada Kamis (02/02).

“Kalau dibilang silaturahmi, kok yo pas? sebenarnya yang bisa menjawab beliau-beliaunya ini,” imbuhnya.

Ia juga menyebutkan bahwa penghinaan terhadap Kyai Ma’ruf Amin ini bukan delik aduan. Artinya, polisi adanya laporan atau tidak harus diproses.

“Jadi kita mau ngetes aparatur negara, para penguasa memberklakukan negara kita sebagai negara hukum atau tidak,” tuturnya.

Menurut mantan biarawati ini, kalau memang Indonesia negara hukum, maka Ahok seharusnya ditindak.

“Tapi kalau tidak diproses bearti, maaf, para petinggi negara telah meletakkan Indonesia sebagai negara kekuasaan,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin di rumahnya di Koja, Jakarta Utara, Rabu malam, 1 Februari 2017.

Iriawan datang bersama beberapa anggotanya. Ada juga Pangdam Jaya Mayor Jenderal Teddhy Lhaksmana. Lalu, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan terlihat datang beberapa saat kemudian. DVD MURATTAL
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar: